Dewan Pers

Dark/Light Mode

Setelah Diperiksa KPK

Anies Makin Tenar

Jumat, 9 September 2022 06:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memenuhi panggilan untuk diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (7/9/2022). (Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memenuhi panggilan untuk diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (7/9/2022). (Foto: TEDY OCTARIAWAN KROEN / RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Popularitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan setelah diperiksa KPK, makin meningkat. Di dunia maya, Anies selalu jadi trending topic. Bahkan, hal remeh temeh tentang Anies, selalu jadi bahan obrolan warganet. Anies pun makin tenar.

Pemanggilan Anies oleh KPK untuk dimintai keterangan terkait penyelenggaran Formula E memang jadi gorengan politik. Para lawan politiknya, makin kencang menyerang Anies lewat pemanggilan tersebut. Sementara bagi pendukungnya, kehadiran Anies di KPK malah menambah nilai positif bagi idolanya. Sebab, Anies punya panggung resmi untuk membuktikan diri dari berbagai tudingan yang selama ini disematkan para lawan politiknya.

Seperti diketahui, Rabu (7/9) pagi, Anies datang ke KPK untuk memberikan keterangan terkait penyelenggaran Formula E. Selama 11 jam penyidikan, KPK mengorek informasi dari eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Sekitar pukul 21.00 WIB, Anies keluar gedung dan memberikan keterangan persnya.

Berita Terkait : Datang Kasih Jempol Pulang Kasih Jempol

Di dunia maya, konfrensi pers Anies itu justru menjadi trending topic. Warganet bukan meribukan soal kasusnya, tapi malah fokus pada mikrofon yang dipasang dengan stand-nya. Mikrofon itu juga dilengkapi dengan pengeras suara yang bisa terdengar oleh semua orang yang berada di halaman gedung KPK.

Keberadaan mikrofon dan pengeras suara itu, menuai polemik. Ada yang mengkritik, tapi ada juga yang mendukung. Sebab, adanya mikrofon beserta pengeras suara untuk orang yang habis diperiksa KPK, merupakan hal yang baru.

“KPK yang lucu beritanya Anies datang sendiri tanpa didampingi. Hanya bawa map warna biru. Trus itu Microfon siapa yang siapin?” sindir @kumur69. “Pengen keliatan orang penting,” timpal @1st_mate.

Berita Terkait : Diperiksa KPK, Anies Berseragam Dinas Sambil Tenteng Map

Akun @LSasahi salah fokus dengan microfon Anies. “Baru kali ini saya lihat ada microfon di depan pintu utama KPK. Sebegitu niatnya untuk konferensi pers. Sedari dulu banyak orang keluar masuk KPK, tapi tidak pernah ada microfon. Apa ini budaya atau tradisi baru,” pekiknya.

Sementara itu, tak sedikit juga yang membela Anies soal mikrofon itu. “Isu receh tapi seksi,” ujar @DjokoRetnadi. “Anies vs everybody. Sampai mic aja jadi masalah,” ungkap @dhimasputranto. “Apapun yang berhubungan dengan @aniesbaswedan selalu mereka persoalkan. Mungkin kalau lampu gedung KPK mati, pasti @aniesbaswedan yang salah,” bela @BerimanN.

Usai keberadaan microfon itu disorot, KPK angkat bicara. Juru Bicara KPK, Ali Fikri menegaskan, keberadaan mikrofon saat konfrensi pers Anies, bukan dari lembaganya.

Berita Terkait : Anies Masih Diribetin Urusan Formula E

“KPK tidak pernah menyediakan mikrofon khusus untuk pihak yang diundang ataupun dipanggil guna keperluan penyelidikan maupun penyidikan, ketika akan memberikan tanggapan terhadap media,” terang Ali.
 Selanjutnya