Dewan Pers

Dark/Light Mode

Singgung Zaman SBY

Rakyat Kangen Megawati Tangisi Kenaikan Harga BBM

Minggu, 18 September 2022 06:30 WIB
Megawati Soekarnoputri bicara soal kenaikan harga BBM. (Foto: Twitter @PDI_Perjuangan).
Megawati Soekarnoputri bicara soal kenaikan harga BBM. (Foto: Twitter @PDI_Perjuangan).

RM.id  Rakyat Merdeka - Megawati akhirnya tahu kenapa dulu SBY harus menaikkan harga BBM ketika memerintah. Kini, jadi olok-olok.

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Ketum PDIP) Megawati Soekarnoputri mengatakan, Pemerintah memang perlu menaikkan harga BBM subsidi. Menurut dia, jika harga BBM tidak dinaikkan, situasi akan menjadi lebih sulit.

“Kalau nanti tidak dinaikkan, lalu situasi kondisinya malah menjadi lebih sulit, lalu bagaimana?” kata Megawati menjawab wartawan di sela Jeju Peace Forum, di Kota Jeju, Seoul, Kamis (15/9).

Berita Terkait : Eskalasi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Meluas

Megawati yakin pemerintahan Presiden Jokowi sudah berpikir panjang sebelum menaikkan harga BBM subsidi. “Situasi ini kan tentunya tidaklah begitu gampang, tidak asal-asalan saja dinaikkan BBM,” ucap mantan Presiden Indonesia ini.

Megawati menganggap masih ada yang tidak mau memahami kondisi yang tengah dihadapi Pemerintah. Dia menegaskan, Indonesia menghadapi situasi yang sulit imbas pandemi Covid-19 dan krisis energi.

“Pemerintah tidak bisa sepenuhnya memindahkan anggaran pemulihan imbas pandemi Covid-19 ke subsidi BBM,” ujarnya.

Berita Terkait : Respon Cepat Ganjar Tangani Penyesuaian Harga BBM

“Apakah dilepas saja? Nanti (kalau dilepas), yang kena rakyat, artinya bisa makin banyak yang menderita. Begitu antara lain pertimbangan-pertimbangan­nya,” lanjut Megawati.

Netizen menuding Megawati dan Puan Maharani hanya menangis palsu dalam merespons kenaikan harga BBM. Megawati dan Puan menangis hanya saat Presiden SBY menaikkan harga BBM, sedangkan saat Presiden Jokowi tidak menangis lagi.

“Yang jadi pertanyaan kenapa dulu saat Presiden SBY menaikkan harga BBM pakai acara air mata buaya. Jangan bilang kondisinya berbeda dengan dulu, karena apa bedanya dulu dengan orang-orang yang demo saat ini,” kata @Gadget_mania.

Berita Terkait : Walk Out Saat Rapat Paripurna DPR, PKS: Bentuk Penolakan Kenaikan Harga BBM

Menurut @Boysandi, masalah sebenarnya simpel. Kata dia, Megawati sekarang tidak menangis lagi seperti dulu karena kemungkinan sudah tidak simpatik lagi sama wong cilik.
 Selanjutnya