Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Akun @PanglimaSGN mengatakan, upaya pencegahan bencana seperti banjir tidak bisa dilakukan sendirian oleh Pemerintah. Masyarakat dan Pemerintah harus bersinergi.
“Seluruh pihak perlu bersama-sama berupaya mencegah bencana banjir,” tuturnya.
Baca juga : Puan Minta Pemerintah Fokus Penyelamatan
Akun @WIBUKAMIKEJOL mengatakan, Pemerintah Pusat/Daerah setempat harus benar-benar serius membangun seluruh infrastruktur yang memadai untuk mencegah terjadinya banjir. Masyarakat juga harus lebih peduli/disiplin membuang sampah demi lingkungan bebas banjir untuk mencegah terjadinya banjir.
“Kita semua harus bergerak, peduli dan ikut andil dalam menjaga lingkungan untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang lebih buruk lagi nantinya,” ajak @melfeyadin.
Baca juga : Moeldoko Tinjau Lahan Bandara Buton Utara, Pede Tingkatkan Ekonomi Warga
Sementara, @Moezaqu1 menilai, banjir yang terus berulang karena Pemerintah daerah abai, lalai, lambat dan tidak serius dalam pencegahannya. Pemerintah dalam sistem demokrasi kapitalisme gagal cegah bencana banjir. Hingga bencana banjir berulang terus setiap tahunnya.
“Pemerintah daerah tuh kenapa sih, apa sulitnya prioritaskan hal-hal yang obvious. Cegah banjir, cari cara supaya yang rentan bisa nggak terdampak lagi, punya uang, punya jaringan, kenapa nggak digunakan,” ungkap @xylans.
Baca juga : KY Pantau Langsung Sidang Ferdy Sambo
Akun @HijauAlam3 meminta daerah yang rawan terkena banjir mengadopsi program sumur resapan DKI Jakarta. Dia bilang, sumur resapan bukan cuma untuk cegah banjir. Kata dia, sumur resapan juga memiliki fungsi yang lebih besarnya sebagai konservasi air tanah. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya