Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Peribahasa "rumput tetangga lebih hijau" terbukti saat kita membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan Malaysia. Ekonomi Malaysia tumbuh meroket. Pertumbuhan ekonomi negeri Jiran itu, mencapai 14,2 persen secara tahunan pada kuartal III-2022. Realisasi ini hampir tiga kali lipat pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang pada periode yang sama sebesar 5,72 persen.
Gubernur Bank Negara Malaysia, Nor Shamsiah Mohd Yunus mengatakan, lonjakan pertumbuhan ekonomi ini didorong meningkatnya permintaan domestik dan pemulihan di pasar tenaga kerja dan ekspor yang kuat. Selain itu, ada dukungan kebijakan yang berkelanjutan.
Baca juga : Liga 1 Belum Jelas, Skuad Persib Tetap Semangat Latihan
"Pemulihan pariwisata juga mampu memberikan dukungan lebih lanjut untuk kegiatan ekonomi. Secara sektoral, sektor jasa dan manufaktur terus mendorong pertumbuhan," ungkapnya, kemarin.
Nor Shamsiah mengatakan, pertumbuhan ekonomi tahun ini melebihi ekspektasi yang diproyeksikan sebelumnya, yaitu di angka 11 persen.
Baca juga : Tumbuh 4,83 Persen, Sektor Industri Paling Moncer Di Triwulan III
Menurut dia, ekonomi Malaysia saat ini telah pulih dengan kuat dari kemerosotan yang disebabkan pandemi, meski masih dibayangi risiko perlambatan ekonomi global.
Dengan capaian ini, Malaysia menggeser Vietnam sebagai "juara" ASEAN. Di kuartal III-2022, Vietnam "hanya" memiliki pertumbuhan ekonomi sebesar 13,7 persen.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya