Dark/Light Mode

Gandeng Tjufoo, Menpora Dito Mau Perbanyak Entrepreneur Muda

Kamis, 6 April 2023 21:19 WIB
Menpora Dito Aritedjo bersama jajaran startup brand aggregator yang berkomitmen mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Tjufoo. (Foto : Kemenpora)
Menpora Dito Aritedjo bersama jajaran startup brand aggregator yang berkomitmen mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Tjufoo. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menpora Dito Ariotedjo, berharap ada kerjasama antara Kemenpora dan Tjufoo dalam melahirkan entrepreneur muda dalam rangka meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Indonesia.

Tjufoo merupakan startup brand aggregator yang berkomitmen mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) naik kelas. Startup ini menyasar brand-brand UMKM tradisional untuk dikembangkan.  

"Saya ingin mengatakan, besar harapan kami Tjufoo bisa bersama Kemenpora kedepan untuk membina dan melahirkan UMKM-UMKM dan entrepreneur muda di Indonesia," kata Menpora Dito saat memberikan sambutan pada Tjufoo's Iftar Gathering for Founders and Media's di Oma Elly Ristorante, Regent Residence, Jakarta, Kamis (6/4) sore.

"Jadi semoga mulai minggu depan kita sudah bisa menindaklanjuti secara konkret antara Kemenpora dengan Tjufoo untuk program pengembangan UMKM ini," sambung Menpora Dito pada acara yang bertemakan "Strategic Partnership to Elevate and Achieve Sustainable Bussiness Growth".

Baca juga : Israel Ditolak Lagi, Menpora Dito Mau Ketemu Gubernur Koster

Menurut Menpora Dito, Presiden Joko Widodo memberikan pesan khusus kepadanya dalam rangka pengembangan kepemudaan nasional.

"Perintah Bapak Presiden waktu saya dilantik adalah agar Kemenpora ini jangan hanya terlihat fokus di olahraganya, tetapi pengembangan pemudanya khusus di dunia kreatif dan entrepreneurship ini harus ditonjolkan dan dikuatkan," papar Menpora Dito.

Kemenpora lanjutnya, akan fokus menjadi hub-nya pemuda dalam hal pengembangan UMKM dan entrepreneurship.

"Jadi Kemenpora kedepan kita akan fokus menjadi hub nya anak muda. Jadi nanti anak-anak muda yang ingin mengembangkan UMKM tapi bingung akses, itu nanti kita akan menyediakan semuanya itu. Jadi, nanti kita akan menyediakan satu layanan satu pintu untuk eksistensinya," jelasnya.

Baca juga : Sertijab Menpora, Dito Mau Buktikan Anak Muda Bisa Memimpin

Menpora kembali berharap agar langkah upaya kerjasama dan kolaborasi antara Tjufoo dan Kemenpora Ini bisa menjadi langkah untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia di masa depan.

"Sekali lagi saya apresiasi untuk Tjufoo dalam pengembangan brand lokal kita, saya ingin brand lokal kita juga dikuatkan. Dan saya ingin nanti brand lokal ini bisa go internasional. Dan brand lain saya juga harap bisa berkolaborasi dengan cabang olahraga yang lain," pungkas Menpora Dito.

"Sekali lagi sukses buat Tjufoo semoga semakin banyak portfolionya yang sekarang baru enam semoga tahun depan bisa 100 juta dolar dengan 60 brand. Kita berdoa di Bulan Suci Ramadhan ini," tutupnya.

Sebelumnya, Co-Founder and Ceo of Tjufoo Tj. Tham menyampaikan, risetnya kepada hampir 1.000 lebih UMKM di Indonesia yang akan naik ke level selanjutnya memiliki beberapa tantangan.

Baca juga : Gandeng GameQoo, Telkomsel Manjakan Pecinta Game

"Ada tiga tantangan yang mereka hadapi yakni kesulitan finansial, kemudian sulit mendapatkan e members yang profesional serta kurangnya atau minim akses data," ujarnya.

"Kenapa harus memilih Tjufoo karena, kita bisa membantu melewati beberapa tantangan bisnis, kemudian kita tidak hanya teori saja tetapi juga akan membantu hingga tumbuh berkembang," tambahnya pada acara yang dihadiri Ceo Dapur Coklat Silvano Christian, Co-Founder Muscle First Sally Varsly, Partner of Investments and Acquisitions of Tjufoo Aryo Ariotedjo serta media partner lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.