Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Setelah Bareng Di Pasar Cilegon
Jokowi Ajak Erick Blusukan Ke Depok Dan Pasar Minggu
Jumat, 14 April 2023 09:29 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Makin ke sini, Menteri BUMN Erick Thohir makin dekat dengan Presiden Jokowi. Selain sering diberi banyak tugas oleh Jokowi, Erick juga sering diajak Jokowi ikut dalam kegiatan blusukan. Setelah bareng di Pasar Cilegon, Jokowi kembali ajak Erick blusukan ke Depok dan Pasar Minggu.
Selasa (12/4) lalu, Erick baru saja diajak Jokowi untuk blusukan ke Pasar Kelapa yang ada di Cilegon, Banten. Blusukan itu untuk mengecek harga-harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dua hari berselang, Jokowi kembali libatkan Ketum PSSI itu untuk blusukan ke pasar. Kemarin, Erick diajak langsung Presiden untuk kembali mengecek harga-harga kebutuhan pokok di dua pasar berbeda, yakni Pasar Tugu di Depok dan Pasar Minggu di Jakarta Selatan.
Di Pasar Tugu, keduanya dikerumuni massa yang tumpah ruah sejak pagi. Disambut antusias pedagang serta pengunjung pasar. Secara bersamaan, teriakan yang menyebut nama Jokowi dan Erick saling bersahutan. Mereka rela melakukan itu agar bisa melihat wajah kedua tokoh nasional tersebut secara langsung.
Seiring berjalannya waktu, atmosfer pengunjung semakin bertambah sesak. Ditambah lagi ada beberapa pedagang atau pengunjung yang berusaha memeluk Presiden maupun Erick. Namun untungnya bisa dikondisikan oleh Paspampres.
Meski begitu, Jokowi maupun Erick tetap bersahaja. Keduanya dengan ramah melempar senyum hangat kepada mereka. Bahkan, keduanya bersedia meladeni selfie dari pengunjung maupun pedagang pasar.
Baca juga : Blusukan Ke Pasar Depok dan Pasar Minggu, Jokowi Ajak Erick
"Saya hadir di Pasar Tugu, Depok untuk cek di minggu-minggu terakhir jelang Lebaran, harga bahan pokok seperti apa. Saya lihat, bagus semuanya. Bawang merah bagus, telur turun, bawang putih stabil, ayam juga stabil di angka 32-35," kata Jokowi.
Saat Presiden ke-7 RI itu menjelaskan hasil pengecekannya, samar-samar terdengar suara pedagang pasar memanggil Jokowi. Ada yang berteriak, "Bapaaaak...". Ada juga yang memanggil, "Pak Jokowiiii.."
Namun, Jokowi tetap melanjutkan paparannya. "Yang belum turun memang beras. Untuk itu, saya udah perintahkan Bulog untuk drop ke pasar ini, seperti operasi pasar. Kalau suplainya, nggak ada masalah," ucapnya.
Apakah ada keluhan saat inspeksi? "Nggak ada. Harga baik, harga stabil. Yang belanja juga gitu, nggak ada keluhan-keluhan," cetus Jokowi.
Sebelumnya saat blusukan ke Pasar Kelapa di Cilegon, Erick yang juga ditemani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono merasa sangat senang. Erick memastikan kondisi harga bahan pokok dalam keadaan baik atau stabil.
"Mendampingi Pak Jokowi bersama Pak Sigit dan Pak Panglima mengecek harga-harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Alhamdulillah harganya baik," ujar Erick Selasa (11/4).
Baca juga : Beauty Class, Cara Srikandi Ganjar Jambi Ajak Perempuan Milenial Mempercantik DiriĀ
Dia menyebut, Kementerian BUMN terus berupaya mengantisipasi pengamanan pasokan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
Lantas, apa ini bentuk endorse Jokowi ke Erick? Menurut pengamat politik Dimas Oky Nugroho, Jokowi memang kerap mengendorse figur-figur yang dinilai layak meneruskan tongkat estafet kepemimpinannya.
"Iya, itu bentuk endorse dari Presiden ke Pak Erick. Sebelumya kan ke Mas Ganjar Pranowo," aku Dimas.
Untuk diketahui, Erick saat ini memang jadi salah satu tokoh yang memiliki elektabilitas moncer sebagai cawapres. Dalam survei terbaru dua lembaga, Indo Barometer dan Indikator Politik Indonesia, mengukuhkan Erick sebagai kandidat cawapres terkuat.
Di saat elektabilitas calon lain menurun, elektabilitas Erick justru naik. Dalam survei Indo Barometer, Erick unggul dengan elektabilitas 22,9 persen. Mengungguli Khofifah Indar Parawansa, dengan angka 15,8 persen.
"Penilaian kepada Erick Thohir sebagai salah satu menteri dengan kinerja terbaik menurut publik, sangat menonjol," sebut Qodari di Hotel Harris, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/3) lalu.
Baca juga : Sentil Menteri Srantal-sruntul, Partai Garuda: Presiden Jokowi Tak Akan Terpancing
Begitupun dengan hasil survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis, Minggu (26/3). Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi mengaku lembaganya sempat melakukan tiga simulasi cawapres. Baik dengan 18 nama, 9 nama, sampai akhirnya 5 nama. Ketiga simulasi ini menunjukkan perubahan elektabilitas.
Dalam simulasi 18 nama cawapres, nama seperti Ridwan Kamil (Emil), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sandiaga Salahuddin Uno, dan Erick Thohir bersaing cukup ketat. Namun secara tren, dukungan terhadap cawapres tidak banyak berubah, kecuali Erick yang melesat tajam.
"Sementara pada simulasi sembilan nama, Ridwan Kamil turunnya cukup tajam. Dukungan ke Erick Thohir menguat dan paling besar. Erick naiknya cukup tajam dari 10 persen jadi 14,5 persen. Dari empat nama yang alami kenaikannya sangat positif itu Erick," imbuh Burhan.
Dalam 7 simulasi nama, Sandi dan Emil terlempar dari persaingan. Praktis hanya AHY dan Erick yang bersaing ketat dengan selisih hanya 3 persen. Pun dengan simulasi 5 nama cawapres yang kembali menempatkan Erick di posisi teratas.
"Di antara lima nama cawapres, perubahan terutama terjadi antara Ridwan Kamil dan Erick Thohir yang menunjukkan pola terbaik. Pada saat elektabilitas Ridwan Kamil menurutnya signifikan, kedisukaan Erick Thohir justru meningkat tajam," ulas Burhan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya