Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Final FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK, Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- Hasil Investigasi Imipas: 13 Bangunan Lapas Cibinong Dibangun Napi Sejak 2023
- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Apa Dasar Hukumnya?
- Wisnu Hani Putranto Dipecat Sebagai ASN, Buntut Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
- Polisi Kawal Ketat Final Indonesia Vs Thailand di GBK, Kerahkan 10.121 Personel
KPK Amankan Uang Dalam OTT Wali Kota Bandung, Jumlahnya Masih Dihitung
Sabtu, 15 April 2023 07:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan beberapa pejabat Dinas Perhubungan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (14/4).
Selain mengamankan sembilan orang, tim penindakan komisi antirasuah juga mengamankan sejumlah uang dalam operasi senyap tersebut.
"KPK juga mengamankan bukti uang. Uang dalam pecahan rupiah," ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri lewat pesan singkat, Sabtu (15/4).
Baca juga : Profil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Yang Terjaring OTT KPK
Soal jumlahnya, juru bicara berlatar belakang jaksa itu menyatakan, masih akan dikonfirmasi lebih dahulu kepada para terperiksa.
Informasi yang diterima, sementara ini, jumlah uang tersebut senilai ratusan juta rupiah. Namun, jumlah itu dipastikan masih akan bertambah.
Ali mengungkapkan, Yana cs sudah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.
Baca juga : OTT Wali Kota Bandung, Firli Bahuri: KPK Masih Ada!
Komisi pimpinan Firli Bahuri cs memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status para pihak yang diamankan tersebut.
"Akan disampaikan perkembangannya segera," tandas Ali.
OTT ini diduga terkait pengadaan CCTV dan jasa penyedia jaringan internet dalam program Smart City Kota Bandung. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya