Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Moeldoko: KTT ASEAN Beri Efek Berganda Bagi Perekonomian Nasional
Kamis, 11 Mei 2023 13:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pelaksanaan KTT ke-42 ASEAN 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan sekedar pertemuan-pertemuan, namun menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baik di Indonesia maupun di kawasan ASEAN. Khusus di Indonesia,
Presiden Jokowi menginginkan pelaksanaan KTT ASEAN memberikan efek berganda bagi perekonomian di sektor pariwisata, transportasi, dan Usaha Mikro Kecil dan Menengan (UMKM).
Baca juga : BNPT Pastikan Sarana KTT ASEAN Penuhi Standar Keamanan
“Ini sebenarnya pesan tersirat dari Presiden. Pertumbuhan ekonomi tidak hanya terjadi di Bali atau Labuan Bajo, tapi daerah lain juga harus tumbuh dan bangkit setelah pandemi,”tegas Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko , di Labuan Bajo, Kamis (11/5).
Moeldoko menyebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten dan terjaga di atas 5 persen, ditambah dengan bonus demografi, dan kestabilan kawasan, menjadi aset kuat bagi Indonesia dalam menjaga ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dunia. Hal ini yang menjadikan Indonesia memiliki kewajiban untuk menjaga situasi kawasan tetap kondusif.
Baca juga : Grup MIND ID Jadikan KTT ASEAN Sebagai Gerbang UMKM Perluas Pasar Internasional
Terlebih, saat ini terjadi ketegangan di Laut China Selatan, krisis politik di Myanmar, dan munculnya dampak-dampak perang Rusia-Ukraina.
"Ke depan tantangan masih sangat berat. Sehingga ke depan ASEAN harus semakin memperkuat integrasi ekomominya, mempererat kerja sama inklusif, memperkokoh arsitektur kesehatan, pangan, energi, dan stabilitas keuangan,” pungkas Moeldoko.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya