Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meresmikan Jembatan Kretek 2 yang terletak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pembangunan jembatan senilai Rp 364 miliar ini akan mempelancar laju distribusi logistik antar daerah.
"Alhamdulillah kita resmikan Jembatan Kretek kedua yang menyebrangi Sungai Opak sepanjang 556 meter dan memiliki empat lajur dibangun dengan biaya 364 miliar,” kata Presiden pada Jumat, (2/6).
Pembangunan Jembatan Kretek 2 merupakan bagian dari upaya Pemerintah menghubungkan ujung barat sampai ujung timur Pulau Jawa melalui jalur Lintas Selatan sepanjang 1320 km.
Baca juga : BSI Gaet SMI Beri Pembiayaan Infrastruktur Syariah Senilai Rp 1,25 Triliun
Menurut Presiden, pembangunan infrastruktur jalur lintas selatan di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah telah tembus dan selesai 100 persen aspal. Sisanya di wilayah DIY dan Jawa Timur sepanjang 45 km akan tuntas seluruhnya pada tahun 2024 yang akan datang.
Presiden berharap pembangunan infrastruktur jalan lintas di Pulau Jawa dapat memperlancar distribusi logistik antardaerah.
“Kita harapkan dengan tiga jalur yang ada di Pulau Jawa di Selatan, di Tengah, kemudian di Utara, kelancaran logistik, daya saing produk-produk yang ada akan makin baik,” kata Presiden.
Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan lintas Pansela Jawa diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata di pesisir selatan juga dapat mengurangi kesenjangan ekonomi antara Pantai Utara (Pantura) yang maju dan Pantai Selatan Jawa.
Baca juga : KPK Sebut Pencucian Uang Rafael Alun Nyaris Sentuh Rp 100 Miliar
“Kita terus promosikan jalur Pansela Jawa, supaya orang tertarik lewat Selatan. Karena tidak hanya jalannya yang bagus namun juga memiliki pemandangan yang indah (panoramic road) dan terdapat banyak obyek wisata,” kata Menteri dari PDI Perjuangan ini.
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR mengatakan, total penanganan Jembatan Kretek 2 sepanjang 2,7 km selama dua tahun sejak 2021 hingga awal 2023 yang menyebrangi Sungai Opak.
"Pembangunannya menggunakan teknologi Lead Rubber Bearing (LRB) untuk meredam dampak gempa bumi. Serta dilengkapi dengan teknologi antisipasi gempa bumi lainnya," ujarnya.
Lurah Parangtritis, Topo mengatakan bahwa Jembatan Kretek 2 sudah lama sekali dinantikan warga, karena daerah pantai pesisir selatan ini banyak daerah wisata khususnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi warga Parangtritis.
Baca juga : BPJamsostek Mampang Catatkan Klaim JHT Tembus 81 Miliar
"Harapannya perekonomian masyarakat meningkat pesat karena ini daerah wisata khususnya Parangtritis termasuk Bantul bagian Selatan, setelah ini jadi walaupun kemarin belum diresmikan dampaknya sudah sangat terasa," kata Topo.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih ikut hadir dalam peresmian jembatan.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya