Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Proposal Damai Ditolak Ukraina, Jokowi Segera Panggil Prabowo
Selasa, 6 Juni 2023 14:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi tanggapan terkait proposal Prabowo Subianto perihal konflik Rusia-Ukraina dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu (3/6) lalu.
Presiden Jokowi menegaskan, proposal itu memang dari Prabowo secara pribadi. "Itu dari pak Prabowo sendiri," ujar Jokowi menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers usai pembukaan Rakernas III PDI Perjuangan di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (6/6).
Baca juga : Di Rakernas III PDIP, Jokowi Bicara Tantangan Global
Selaku Presiden, Jokowi mengaku akan memanggil Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mendengar secara langsung penjelasannya.
"Tapi saya belum bertemu Pak Prabowo. Mungkin hari ini atau besok saja. Diundang," jelas Jokowi.
Baca juga : Jadi Poros Maritim Dunia, Jokowi Siapkan SDM Unggul
Untuk diketahui, Menhan Prabowo sebelumnya menyampaikan proposal resolusi perdamaian untuk mengakhiri perang Ukraina-Rusia saat hadir dalam forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue di Singapura, Sabtu (3/6) lalu.
Prabowo menyodorkan tiga poin untuk menghentikan perang antara Rusia dan Ukraina. Yaitu, gencatan senjata, penarikan pasukan, dan referendum.
Baca juga : Proposal Perdamaian Menhan Prabowo: Dipuji Belanda, Ditolak Ukraina
Belakangan, proposal damai yang diusulkan Prabowo ini ditolak mentah-mentah oleh Ukraina. Bahkan, usulan itu menjadi perdebatan kontroversi di sejumlah media massa internasional. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya