Dark/Light Mode

Survei ASI: 70,9 Persen Warga Jatim Puas Dengan Kinerja Pemerintahan Jokowi-Maruf

Selasa, 6 Juni 2023 17:07 WIB
Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif`an (kiri) saat menjelaskan Peta Elektoral Pilpres 2024 di Jawa Timur, di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta, Selasa (6/6). (Foto: Istimewa)
Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif`an (kiri) saat menjelaskan Peta Elektoral Pilpres 2024 di Jawa Timur, di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta, Selasa (6/6). (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Selain ketiga nama itu, muncul juga sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang meraup 3,2 persen suara Jatim. Dikuntit Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan 2,3 persen.

Lalu ada nama Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 1,9 persen dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang bertengger di 1 persen lebih.

Baca juga : Survei SMRC: Elektabilitas 37,9 Persen, Ganjar Pranowo Ungguli Prabowo Dan Anies

Selebihnya, elektabilitas 10 nama yang masuk survei ASI tidak cukup menonjol untuk menyaingi yang lainnya.

"Sandiaga Uno (0,6 persen), Airlangga Hartarto (0,4 persen). Sementara 9,6 persen mengaku tidak tahu/tidak jawab," sambung Rif'an.

Baca juga : Ciptaker Dan Hilirisasi Jadi Senjata Pemerintah

Lebih lanjut, Rif'an menuturkan sebanyak 64,4 persen warga Jatim mengaku ikut menentukan kemenangan, jika tokoh Nahdlatul Ulama dijadikan sebagai cawapres. Sementara yang mengatakan tidak menentukan kemenangan 12,0 persen.

"Yang tidak tahu atau tidak menjawab 23,5 persen," pungkasnya. 

Baca juga : DPR Apresiasi Kinerja Pemerintah Kelancaran Mudik Lebaran

Sekedar informasi, survei yang dilaksanakan ASI berlangsung dari 15-22 Mei 2023 di Jawa Timur ini dilakukan dengan wawancara tatap muka.

Metode penarikan sampel multistage random sampling. Jumlah responden 800 responden dengan margin of error kurang lebih 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.