Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Lagi Di India, Mentan Tak Hadiri Panggilan KPK

Jumat, 16 Juni 2023 10:03 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Antara)
Mentan Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dipastikan tak dapat memenuhi pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perkara dugaan korupsi yang tengah diselidiki KPK. Sebab Syahrul saat ini telah berangkat ke India dalam rangka menghadiri pertemuan tingkat menteri G20 di India.

"Pak Mentan ke India dalam rangka pertemuan tingkat menteri G20 di India," kata Koordinator Humas Kementerian Pertanian (Kementan) Arief Cahyono saat dihubungi, Jumat pagi (16/6).

Terkait permintaan Kementan untuk penundaan pemeriksaan atas agenda tersebut, Arief mengaku belum tahu persis. Yang jelas, Mentan belum bisa memenuhi panggilan KPK karena disaat bersamaan ada agenda tersebut. "Beliau kan nggak disini, nggak mungkin hadir dong," jelasnya. 

Baca juga : Mahfud MD Tegaskan Negara Hadir Di Perbatasan Dan Pulau Terluar

Sebelumnya, Mentan akan dimintai keterangan terkait penyelidikan kasus yang tengah dilakukan KPK. "Diundang untuk permintaan keterangan pada Jumat (16/6) pukul 09.30 WIB, di Gedung Merah Putih KPK.

Ali memastikan, penyelidik sudah melayangkan surat undangan kepada politisi Partai NasDem itu. "Kami berharap yang bersangkutan bisa hadir memenuhi undangan dimaksud," ucapnya.

KPK memang tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). "Sejauh ini tahap proses permintaan keterangan kepada sejumlah pihak atas dugaan korupsi di Kementan sudah dilakukan," terang Ali.

Baca juga : Kaesang Incar Wali Kota Depok, Jokowi Mendoakan, Tidak Melarang

Meski begitu, jubir berlatar belakang jaksa ini belum mau menyampaikan secara rinci dugaan korupsi yang tengah diselidiki di Kementan. Dia hanya menyatakan, penyelidikan ini merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang diterima KPK.

"Karena masih pada proses penyelidikan, tentu tidak bisa kami sampaikan lebih lanjut. Segera kami sampaikan perkembangannya," ujar Ali.

Ketua KPK Firli Bahuri memastikan, pemanggilan Syahrul ini tidak politis. Dia menjamin, KPK bekerja sesuai tugas pokok yang ada.

Baca juga : World Food Safety Day, Mentan Ajak Jaga Pangan Indonesia

"Saya ingin pastikan bahwa memang KPK itu bekerja sesuai dengan azas-azas pelaksanaan tugas pokok KPK. Salah satunya adalah akuntabilitas dan keterbukaan," ujar Firli, kepada wartawan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, kemarin.

Firli menerangkan, kasus di Kementan masih tahap penyelidikan. “Jadi, saya kira nanti anda ikuti saja. Pada saatnya KPK akan menyampaikan apa hasil penyelidikan itu," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.