Dark/Light Mode

Penataan Alun-alun Kota Jadi Kado Spesial Bagi Warga Cimahi

Rabu, 21 Juni 2023 21:50 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke - 22 Kota Cimahi, di Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (21/6/2023). (Dok. Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke - 22 Kota Cimahi, di Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (21/6/2023). (Dok. Humas Pemprov Jabar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong percepatan revitalisasi Alun-alun Kota Cimahi yang telah didukung anggaran dari Pemdaprov Jabar.

Penataan Alun-alun Kota Cimahi menjadi hadiah spesial bagi warga Cimahi di Hari Jadi ke- 22 yang bertepatan dengan 21 Juni 2023.

Ridwan Kamil mengatakan, bantuan ke Cimahi selama lima tahun, walaupun jumlah penduduk Cimahi tidak terlalu besar, itu lebih dari Rp 400 miliar dalam berbagai bidang program.

"Mungkin yang terakhir sudah ditunggu-tunggu adalah revitalisasi Alun-alun Cimahi secepatnya," ujar Ridwan Kamil dalam Rapat Paripurna Hari Jadi ke - 22 Kota Cimahi, di Gedung DPRD Kota Cimahi, Rabu (21/6/2023).

Baca juga : KPK Sebut Dugaan Korupsi Di Kementan Terkait Jual Beli Jabatan

Menurut Gubernur, revitalisasi Alun - alun Cimahi dibahas mulai 2022. Saat ini sudah melalui tahap pemugaran dan pemerataan tanah untuk  penataan ulang.

Alun-alun kota yang akan menjadi wajah baru Cimahi dibangun dengan bantuan APBD Provinsi dan didesain Gubernur Ridwan Kamil.

Nantinya, kata Gubernur, pemandangan yang semula kurang elok dipandang karena kumuh dan tidak terawat, akan berganti menjadi fasilitas warga untuk berwisata dan meningkatkan indeks kebahagian.

Bukan hanya bagi warga Cimahi tapi daerah tetangga. Gubernur berharap bantuan dari Pemdaprov kepada Pemkot Cimahi agar dipakai untuk menjawab berbagai permasalahan kota, seperti penataan pemanfaatan air tanah, transportasi publik, dan tata ruang bersinergi dengan daerah lain dalam aglomerasi Cekungan Bandung.

Baca juga : RUU Kesehatan Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Pihak

Terutama dengan daerah yang berbatasan langsung seperti Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kota Bandung.

"Jangan lagi pernah ada cerita Cimahi menganggarkan anggaran untuk banjir tapi kabupatennya enggak, sehingga akhirnya uangnya dibelanjakan tapi banjirnya tidak selesai. Nah itu saya kira ada optimisme di situ untuk Kota Cimahi," ucap Ridwan Kamil. 

Terakhir Gubernur mengajak masyarakat dan stakeholders agar menjaga kondusivitas Cimahi memasuki tahun politik.

"Secara politik saya titip di tahun depan harus kondusif harus damai karena siapa pun yang terpilih, ini sudah ada takdirnya sebenarnya," pungkas Ridwan Kamil.

Baca juga : Pantau Pasar Di Kota Ambon Jelang Idul Adha, Mendag: Stok Bapok Melimpah, Harga Stabil

Kota Cimahi berdiri dan menjadi daerah otonom baru pada 21 Juni 2001, setelah sebelumnya wilayahnya bersatu dengan Kabupaten Bandung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.