Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pakar Kesehatan: 1 Faskes 1 Nakes Garda Terdepan Turunkan Stunting
Sabtu, 2 Desember 2023 14:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pakar kesehatan Endang L Achadi menyambut positif program Satu Tenaga Kesehatan Satu Fasilitas Kesehatan yang dipromosikan Capres-Cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dia menilai, program ini bisa menjadi garda terdepan dalam menurunkan angka stunting.
Menurut Endang, penyebab masalah kesehatan, khususnya stunting, kompleks. Misalnya karena akses pangan, kemampuan membeli pangan kurang baik, gizi, dan lainnya. Namun, ada dua penyebab utamanya, yakni malnutrisi dalam jangka panjang atau kronis.
Baca juga : Program Ganjar Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes, Jawab Kebutuhan Masyarakat
"Kalau (malnutrisi) hanya sebentar, tidak menjadi masalah. Tetapi kalau sering dan lama, tentu akan menjadi masalah. Kedua adalah anak tersebut menderita infeksi yang berulang seperti cacingan, campak, dan sebagainya,” ungkap Endang.
Dia menjelaskan, faktor lain seperti bayi tidak diberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan, lalu kurangnya edukasi tentang makanan pendamping ASI (MPASI) juga bisa menjadi penyebab stunting.
Baca juga : Program Ganjar Satu Desa, Satu Faskes, Satu Nakes, Dinilai Tepat Dan Rasional
"Kadang untuk wilayah-wilayah tertentu sulit untuk mendapatkan hal ini. MPASI juga jarang diberikan maka ini akan menyebabkan stunting," imbuhnya.
Untuk itu, edukasi pada ibu hamil dan ibu balita sangat penting dilakukan. “Dengan edukasi, ibu bisa tahu bahwa anaknya harus diimunisasi, diberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, lalu perlu MPASI dan pola hidup sehat seperti memakai alas kaki,” jelasnya.
Baca juga : Program 1 Desa, 1 Faskes Milik Ganjar-Mahfud, Pengamat: Gagasan Besar Dan Mulia
Untuk wilayah-wilayah yang harga ikannya murah, lanjutnya, bisa diajarkan bahwa ikan ini sangat baik dikonsumsi anak. Untuk daerah yang harga telur ayam murah dan mudah didapatkan, juga diajarkan bahwa telur baik dikonsumsi anak-anak. “Jadi, kalau ibu mendapat pemahaman tentang apa yang terbaik buat anaknya, walaupun tidak mahal, maka itu akan dilakukannya," terang Endang.
Sebelumnya, Ganjar-Mahfud mencanangkan program satu desa, satu fasilitas kesehatan (faskes). Menurut Ganjar-Mahfud, tersedianya fasilitas kesehatan yang memadai merupakan prasyarat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan unggul.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya