Dark/Light Mode

Peta Indonesia Jadi Negara Emas 2045 Sudah Terlihat

M. Qodari: Diprediksi Akan Dihantarkan Gibran

Jumat, 22 Maret 2024 22:03 WIB
M. Qodari (Foto: Ist)
M. Qodari (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ratusan relawan dari Gerakan Sekali Putaran (GSP) dan relawan eks Jokowi Prabowo (Jokpro) mengadakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Sekretariat Nasional GSP di Jalan Tegal Parang Selatan I No. 37, Tegal Parang Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Ketua Umum Gerakan Sekali Putaran (GSP) M. Qodari mengatakan, ada dua hal yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan ini.

Pertama, untuk kembali merajut silaturahmi antar relawan di momentum bulan suci Ramadan ini.

“Pertama-tama tujuannya adalah buka puasa bersama, dan saya percaya bahwa bulan puasa bukan cuman sekedar untuk melatih diri tetapi juga untuk melatih silaturahmi,” ujar Qodari dalam sambutannya, Jumat (22/3/2024).

Kedua, selain karena hubungan kekeluargaan secara pribadi, kegiatan ini juga memperkuat perjuangan dan kesamaan pandangan terkait kemenangan calon presiden dan calon wakil presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga : Tokoh Pendidikan Indonesia Jadi Pembicara Di Forum Perempuan Dunia PBB

“Kita ada di tempat ini, yang notabene tali pengikatnya selain hubungan-hubungan yang bersifat pribadi, adalah Pak Prabowo dan Mas Gibran atau tambah lagi dengan Pak Jokowi,” ungkapnya.

“Karena tempat ini dulu adalah markasnya gerakan Jokpro, Jokowi-Prabowo garis miring gerakan Jokowi 3 periode,” imbuhnya.

Qodari memaparkan, meskipun gerakan Jokowi Prabowo sudah secara maksimal dilakukan tetapi belum tergapai, tetapi tidak pernah patah arang, kemudian bertransformasi menjadi relawan GSP.

“Bagaimana kita mengikhtiarkan Pak Jokowi 3 periode saya supaya jangan ada polarisasi Mas Baron dan kawan-kawan mayoritas kawan-kawan di sini supaya pemerintahan yang sudah bagus dilanjutkan Indonesia maju bisa dilaksanakan,” tambahnya.

Lebih lanjut Qodari menjelaskan, pada akhirnya usaha dari para relawan yang tadinya memperjuangkan 3 periode ditakdirkan menjadi 6 periode.

Baca juga : Prabowo: Indonesia Bangsa Terhormat, Bukan Bangsa Kacung

“Pada hari ini Mas Baron dan teman-teman yang ingin agar pembangunan terus berlanjut Indonesia maju terus berjalan tadinya mengejar tiga periode, Alhamdulillah ternyata ditakdirkan Tuhan untuk mendapatkan enam periode ya, selamat kepada Mas Baron dan teman-teman,” katanya.

Dijabarkan Qodari, enam periode itu terdiri dari jabatan Presiden Jokowi selama 2 periode, ditambah prediksi Prabowo Subianto menjabat presiden selama 2 periode.

Kemudian, giliran Gibran Rakabuming Raka yang nantinya juga menggantikan Prabowo menjadi presiden selama 2 periode.

“Saya sudah ngomong di podcast, Gibran itu suatu saat menjadi Presiden Republik Indonesia dan sekarang kalau Mr. Q ngomong, orang pada hati-hati karena biasanya kejadian,” bebernya.

Dikatakan Qodari, bukan tidak mungkin Gibran menjadi presiden, jika berkaca dari sejarah Singapura menjadi negara maju.

Baca juga : Dukung Indonesia Maju, Ibas Dan Demokrat Komit Ciptakan Banyak Lapangan Kerja

Peletak dasar kemajuan Singapura, adalah Lee Kuan Yew. Sementara peletak kemajuan di Indonesia, kata Qodari, adalah Jokowi.

“Nah Lee Kuan Yew ketika sudah turun dilanjutkan oleh seorang tokoh perdana menteri namanya Goh Chok Tong. Nah pada hari ini dipimpin Lee Hsien Loong putranya dari Lee Kuan Yew,” sambungnya.

Dijelaskan Qodari, peta Indonesia menjadi negara maju atau mewujudkan Indonesia Emas 2045 sudah mulai terlihat, yang nantinya diprediksi akan dihantarkan Gibran.

“10 tahun ke depan Pak Prabowo 2024-2034 dan 10 tahun kemudian 2034-2044 ya nantinya. Artinya, di depan mata 2045 adalah Mas Gibran. Jadi Indonesia maju 2045, Indonesia negara besar ekonomi nomor 4 di dunia negara maju dihantarkan oleh Gibran Rakabuming Raka, mudah-mudahan amin ya rabbal alamin,” pungkas Qodari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.