Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
OPM Videokan Sandera Pilot Susi Air: Badan Kurus, Ditodong Senjata Laras Panjang
Sabtu, 13 April 2024 20:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Organisasi Papua Merdeka (OPM) merilis video keberadaan pilot Susi Air Kapten Philips Max Mehrtens yang disandera sejak Februari 2023. Dalam video tersebut, pilot asal Selandia Baru yang sudah setahun lebih disandera di hutan Papua itu, tampak tak terurus. Wajahnya sayu, dengan jenggot yang sudah memanjang. Di sekelilingnya tampak pasukan OPM bersiaga dengan menodongkan senjata laras panjang.
Video yang viral itu dikirim Jubir Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Sebby Sambom. Video yang berdurasi kurang dari satu menit memperlihatkan pasukan OPM pimpinan Egianus Kogoya.
Dalam video itu, Kapten Philips yang berperawakan tinggi tampak memakai topi rimba, memakai kaos lusuh berwarna hitam bergambar burung cendrawasih dan bendera bintang Kejora. Kedua tangan sang kapten berada di belakang punggungnya, seperti diikat.
Baca juga : Sandra Dewi Diperiksa Kejagung, Datang Senyum, Pulang Senyum
Di sekelilingnya tampak pasukan OPM berjaga sambil menodongkan senjata laras panjang. Sebagian memegang senjata tombak panjang. Kapten Philips berdiri di samping Egianus Kogoya berlatar hutan Papua yang lebat.
Dalam video itu, Philips kemudian menyampaikan pesan OPM yang meminta TNI berhenti melepaskan bom menggunakan pesawat tempur.
"Saya di sini, TNI Tentara Negara Indonesia, pakai pesawat tempur melepas bom besar. Orang-orang di sini minta tolong jangan pakai pesawat tempur, jangan pakai bom," kata Philip.
Baca juga : PNM Berikan Studi Banding Anyaman Ketua Kelompok Unggulan Mekaar
Philip juga turut meminta bantuan negara asing bicara dengan pemerintah Indonesia terkait penggunaan pesawat tempur. Dia ingin negara asing membangun komunikasi dengan pemerintah Indonesia.
"Tidak pakai pesawat, tidak pakai bom besar, jangan begitu, tolong berhenti. Negara-negara asing, negara di luar tolong bantu, tolong bicara dengan Indonesia, bicara dengan mereka tolong jangan pakai bom besar, tidak boleh begitu," katanya.
Di tempat terpisah, Sebby Sembom juga menyerukan agar TNI tidak berperang menggunakan kekuatan udara, khususnya untuk menyelamatkan Kapten Philips.
Baca juga : PT Kreasi Indo Sejahtera Launching Pilar Usaha Baru Dagari (Daging Segar Hari ini)
Sebby juga meminta agar TNI tidak menggunakan drone dan helikopter untuk menyerang OPM.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartensz AKBP Bayu Suseno membenarkan bahwa video tersebut adalah Philip Mark Mehrtens. Dia juga menyebut Philip bersama Egianus Kogoya.
"Iya memang benar (video beredar) itu Egianus Kogoya dan Pilot Philip Marten," kata AKBP Bayu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya