Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Rawan Kesalahan
Bawaslu Minta Jajaranya Pelototin Tahap Pemutakhiran Data Pemilih
Senin, 20 Mei 2024 21:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta seluruh jajarannya agar melakukan tindakan antisipatif saat masuk tahap pemutakhiran data pemilih untuk Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda menjelaskan, tindakan antisipatif saat tahap pemutakhiran data pemilih diperlukan, agar tidak terjadi kesalahan penyusunan data pemilih.
Baca juga : Pelindo Gelar Pelatihan Manajemen Pengembangan Desa Wisata Penglipuran Bali
"Beberapa kerawanan yang telah diidentifikasi diantaranya basis data pemilih yang digunakan untuk penyusunan daftar pemilih tidak akurat, komprehensif, dan mutakhir. Lalu penyusunan daftar pemilih tidak sesuai dengan jadwal," ujar Hewyn dalam keterangannya dikutip, Senin (20/05/2024).
Sebagai bentuk pencegahan, Herwyn mengatakan Bawaslu telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 80 Tahun 2024 Tentang Pencegahan Dugaan Pelanggaran Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih Dalam Pilkada 2024. Dalam SE tersebut pengawas pemilu diminta melakukan inventarisasi data pemilih hasil pengawasan pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilu 2024 sebagai bahan anallisis data.
Baca juga : Pelototin Kenaikan BBM, Pemerintah Siapin Mitigasi
Dia menjelaskan data yang harus diperhatikan seperti data potensial pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS); pemilih meninggal dunia, pemilih yang beralih status menjadi TNI/Polri, pemilih pindah domisili dan pemilih yang beralih status menjadi WNA.
"Data potensial pemilih Memenuhi Syarat (MS); pemilih yang beralih status dari TNI/Polri, pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK), pemilih pemula dan pemilih yang beralih status dari WNA menjadi WNI," jelas Herwyn.
Baca juga : Perang Bisa Ganggu Logistik Industri, Menperin Minta Iran-Israel Tahan Diri
Sekadar latar, (KPU) RI tengah mempersiapkan peraturan tentang pemutakhiran daftar pemilih untuk Pilkada 2024.
Pada April silam, rancangan Peratiran KPU (PKPU) tentang pemutakhiran data pemilih untuk pilkada sudah masuk tahap uji publik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya