Dark/Light Mode
Sebelumnya
Apa fokus Satgas nantinya? Budi Arie menekankan, tidak hanya kepada judi online. Tapi, ikut menyasar perusahaan atau aplikasi yang menyediakan layanan pinjaman online atau pinjol. Sebab, keduanya berkaitan erat.
“Judol sama pinjol ilegal ini adik-kakak, saudara kandung ini. Nanti kita pokoknya ini memastikan pemberantasan judi online dan pinjaman online ilegal ini memang harus komprehensif,” tegasnya.
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menjelaskan, Satgas Judi Online punya tugas melakukan penindakan dan pencegahan. Penindakan ditangani lembaga penegak hukum dan dilengkapi lembaga keuangan untuk melacak aliran duit penampung.
Baca juga : Anies Tak Merasa Turun Kelas
Di sisi pencegahan, Hadi menuturkan pihaknya akan aktif melakukan sosialisasi tentang bahaya judi online. Termasuk menyampaikan hasil penindakannya. “Insyaallah dalam minggu ini, rencana perpres sudah ditandatangani sebagai modal kita untuk bekerja,” kata Hadi.
Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan, praktik judi baik secara langsung maupun online sama-sama bikin rakyat miskin. Oleh karena itu, pihaknya sering mengadakan advokasi bagi korban judi online, bahkan memasukkan mereka dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DPKS) sebagai penerima bantuan sosial.
“Kemudian mereka yang mengalami gangguan psikososial, kita minta Kementerian Sosial untuk turun melakukan pembinaan dan memberi arahan,” kata Muhadjir di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/6/2024).
Baca juga : Pantauan Satwa Langka Di Hutan Dimaksimalkan
Sekadar informasi, seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) Briptu Fadhilatun Nikmah (FN) membakar suaminya Briptu Rian Dwi Wicaksono (RDW) hidup-hidup karena tak terima uang bulanannya habis dipakai judi online.
Bukan hanya dari oknum Polri, teranyar judi online juga membuat oknum TNI kecanduan sampai menggelapkan duit satuan Brigif 3/TBS sebesar Rp 876.500.765. Pelakunya adalah Letda Cku R. Dia merupakan satuan Brigif 3/TBS. Kasusnya terbongkar setelah yang bersangkutan diperiksa pada Jumat, 7 Juni 2024.
Di dunia maya, warganet berharap pembentukan Satgas Judi Online bisa mendapatkan hasil maksimal dan tidak hanya menyasar bandar kelas teri, tapi juga bandar kelas kakap.
Baca juga : Sukses Beringin Di Pemilu Bakal Menular Ke Pilkada
“Sikat habis bandar besar, Pak. Sikat,” pinta @KsatriaRinjani. “Semoga berkurang, kalau beres banget sih agak susah yah,” sahut @errends_.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Jumat, 14 Juni 2024 dengan judul Korbannya Tambah Banyak, Istana Sibuk Urus Judol
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.