Dark/Light Mode

KPK Jeblok Di Survei, Alex Marwata Masih Bisa Tidur Nyenyak

Jumat, 21 Juni 2024 17:17 WIB
Foto: YouTube PBHI_Nasional.
Foto: YouTube PBHI_Nasional.

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengaku tak terpengaruh atau terganggu dengan hasil survei yang kerap menempatkan komisi antirasuah di posisi buncit.

“Saya tidak terpengaruh dengan survei-survei seperti itu. Sama sekali tidak terpengaruh. Saya masih bisa tidur nyenyak,” ujar Alex, dalam diskusi PBHI dan Transparency International Indonesia (TII) bertajuk ‘Mencari Pemberantas Korupsi: Menjaga Independensi, Menolak Politisasi’, Jumat (21/6/2024).

Alex tak kebakaran jenggot, lantaran menilai para responden survei ini, biasanya sudah terpengaruh rumor yang tidak tepat.

Baca juga : Eks Sekjen Kementan Sebut Alex Marwata Pernah Minta SYL Bantu Kampung Halamannya

“Di luar itu hanya rumor. Sekali lagi hanya rumor, belum tentu respondennya ditanya itu tahu apa tugas fungsi pokok KPK,” tutur pimpinan KPK dua periode ini.

Selain itu, Alex menyatakan, responden survei umumnya hanya melihat kinerja KPK di bidang penindakan. Utamanya, Operasi Tangkap Tangan alias OTT.

“Jadi ketika lama KPK nggak melakukan OTT, nggak ada berita di TV terkait OTT, nah, itulah opini publik menjadi turun,” beber Alex.

Baca juga : Prabowo Akan Tingkatan Kualitas Hidup Rakyat

Buktinya, kata Alex, ketika KPK melakukan OTT terhadap menteri, dua minggu kemudian, posisinya di survei naik.

“Kan begitu, lalu apa yang harus saya komentari terkait survei itu. Jadi ya sudah, survei is survei, terima saja nggak ada yang perlu dikomentari,” tutur Alex.

Survei terbaru dari Litbang Kompas tentang penilaian citra lembaga negara, KPK menduduki posisi terbawah.

Baca juga : Mantap Ceraikan Andrew

Survei ini dilakukan dengan metode wawancara telepon terhadap 1.200 responden dari 38 provinsi di Tanah Air, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,83 persen.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.