Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengapresiasi kemajuan proyek pembangunan pengembangan dan pengelolaan Bandara Internasional Hang Nadim, di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Ia optimistis Bandara Hang Nadim memiliki potensi besar untuk mengantarkan Batam sebagai hub kargo nasional, dan mendukung peran strategis Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pengembangan Bandara Hang Nadim sangat penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah dunia,” tegas Moeldoko saat meninjau langsung proyek pengembangan Bandara Hang Nadim, Kamis (27/6).
Untuk diketahui, kunjungan kerja Moeldoko ini untuk memastikan pembangunan infrastruktur dengan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bandara Hang Nadim berjalan dengan baik, dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Batam dan nasional.
Baca juga : Alex Marwata: Buktinya Banyak Menteri Yang Kami Tangkap
Sejak 1 Juli 2022, proyek pengembangan dan pengelolaan Bandara Hang Nadim dilakukan oleh PT Bandara Internasional Batam (BIB). PT BIB sendiri merupakan Badan Usaha Pelaksana yang dibentuk oleh Konsorsium PT Angkasa Pura I–Incheon Internasional Airport Corporation (IIAC) Korea Selatan, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA.
Konsorsium tersebut merupakan pemenang lelang pengadaan KPBU Bandara Hang Nadim Batam dengan masa pengelolaan 25 tahun.
“Proyek Pengembangan Bandara Hang Nadim diharapkan bisa menjadi best practice (praktik baik) Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ujarnya.
Jenderal bintang empat ini berharap pengembangan Bandara Hang Nadim lebih dioptimalkan terutama pada kebermanfaatannya.
Baca juga : PKB Bakal Panen Simpati
Ia pun meminta pengelola mengundang investor dan mitra bisnis untuk memanfaatkan peluang yang ada di bandara dan Batam secara keseluruhan.
“Mungkin perlu Ali Baba diundang kesini, biar dia tahu ada sesuatu yang berubah, jadi ada hub yang bisa menginfluence lingkungan yang lebih besar dari pada sebelumnya,” tegas Moeldoko.
Proyek pengembangan pembangunan Bandara Hang Nadim saat ini masih terus berlangsung. Di antaranya pembangunan terminal kargo baru yang diharapkan bisa mewujudkan Batam sebagai hub kargo nasional, membuka akses pasar Asia Timur melalui kerja sama dengan Bandara Incheoin Korea, serta mengambil sebagian pergerakan kargo yang selama ini masuk melalui Singapura.
Selain itu, pengelola Bandara Hang Nadim saat ini juga tengah membangun gedung VVIP dan Terminal 2.
Baca juga : Cek Progres Pembangunan Bandara IKN, Menhub Target 1 Agustus Sudah Beroperasi
“Adanya terminal dua diharapkan bisa meningkatkan kapasitas bandara dari 3,9 juta menjadi 9,8 juta penumpng per tahun, disertai penambahan kapasitas parkir pesawat dari 24 menjadi 30,” papar Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya