Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Jamaah Islamiyah Bubar, Korban Bom Bali Merasa Aman Dan Damai
Senin, 29 Juli 2024 15:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Salah seorang korban Bom Bali I, Tumini mengaku senang mendengar kabar kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) membubarkan diri. Menurutnya, bubarnya kelompok itu bisa membuat kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih tenang.
"Kalau kelompok Jamaah Islamiyah masih ada, kami sebagai korban terorisme atau semua masyarakat pada umumnya akan selalu waswas atau khawatir, takut ada kejadian peledakan bom lagi. Tapi kalau kelompok itu sudah bubar, otomatis Indonesia jadi aman dan damai," kata Tumini dalam keterangannya, Senin (29/7/2024).
Perempuan berusia 48 tahun ini berharap, kelompok Jamaah Islamiyah benar-benar sudah tidak ada lagi di Indonesia, termasuk jaringan-jaringan kelompok itu yang diketahui tersebar di banyak wilayah.
Baca juga : KCIC Tambah Jumlah Perjalanan Whoosh Jadi 62 Per Hari Tahun Depan
"Kalau sampai kelompok Jamaah Islamiyah masih terus berkembang, kan negara kita jadi tidak pernah aman," ujar ibu tiga anak tersebut.
Tumini mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Pemerintah melalui lembaga seperti BNPT dan Densus 88 Polri untuk menciptakan keadaan aman di tengah masyarakat, termasuk dengan ikut mendorong pembubaran kelompok Jamaah Islamiyah.
Dia pun menganggap lembaga-lembaga tersebut memiliki peran yang cukup besar terhadap bubarnya kelompok Jamaah Islamiyah.
Baca juga : Selangkah Lagi, Bek Leny Yoro Merapat Ke Man United
"Sebagai aparat, mereka sudah melakukan tugasnya dengan baik. BNPT menjalankan apa yang menjadi tugasnya. Begitu juga Densus 88 melaksanakan tugasnya. Mereka bekerja dengan sangat tegas dan tidak segan-segan bertindak kepada yang ingin berbuat kejahatan. Hal ini karena mereka ingin Indonesia aman," tutup Tumini.
Seperti diketahui, sebanyak 16 tokoh senior Jamaah Islamiyah mendeklarasikan pembubaran kelompok itu di daerah Sentul pada 30 Juni 2024. Jamaah Islamiyah merupakan dalang Bom Bali I yang terjadi pada 12 Oktober 2002. Peristiwa itu menewaskan 203 orang dan melukai 209 orang lainnya.
Tumini adalah salah seorang korban selamat dalam tragedi Bom Bali I tersebut. Waktu itu Tumini sedang bekerja sebagai karyawan di Paddy's Pub, titik utama lokasi meledaknya bom.
Baca juga : Masa Jabatan Presiden Diusulkan Jadi 7 Tahun
Akibat ledakan itu, Dia mengalami luka bakar 45 persen dan di beberapa bagian tubuhnya masih tersimpan serpihan proyektil bom tersebut hingga saat ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya