Dark/Light Mode

Kantor Didemo, PBNU Tuding PKB yang Mendalangi

Minggu, 4 Agustus 2024 17:16 WIB
Wakil Sekjen PBNU Suleman Tanjung (Foto: Istimewa)
Wakil Sekjen PBNU Suleman Tanjung (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah orang yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2024). Wakil Sekjen PBNU Suleman Tanjung curiga, aksi demo tersebut didalangi PKB.

“Kami mendapatkan banyak bukti. Mereka ini memang digerakkan untuk menyerang PBNU,” kata Suleman, dalam keterangannya, Minggu (4/8/2024).

Baca juga : Kunjungi Kantor Menko Polhukam, PBB Bahas Perjuangan Untuk Palestina

Bukti pertama, kata Suleman, ada sekelompok massa yang datangnya dari arah Jalan Raden Saleh atau dari Kantor DPP PKB. Kedua, massa yang datang menggunakan bus dipimpin seseorang bernama Muhamad Solihin. Hasil penelusuran PBNU, Solihin ini merupakan pengurus DPW PKB Jawa Barat dan mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Indramayu.

“PCNU Indramayu juga telah mengonfirmasi bahwa massa ini digerakkan oleh beberapa orang PKB dari Indramayu,” ujarnya.

Baca juga : Bikin Tim 5, PBNU Mau Ambil PKB

Dalam aksinya, belasan orang yang mengatasnamakan Aliansi Santri Gus Dur menuntut Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf untuk mundur. Mereka mendesak pergantian pengurus inti PBNU karena PBNU berencana mengambil alih PKB.

Menurut Sulaiman, tuntutan peserta aksi ini aneh. Sebab, mereka mengaku sebagai santri Gus Dur tetapi membeli Muhaimin Iskandar, yang dikenal berseberangan dengan Gus Dur.

Baca juga : Ke Real Madrid, Mbappe: Ini Mimpi Yang Menjadi Kenyataan

“Mereka ini aneh. Mengatasnamakan Santri Gus Dur tapi malah membela Muhaimin. Masak pecinta Gus Dur membela musuh Gus Dur. Kan tidak masuk akal,” kata Suleman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.