Dark/Light Mode

Momen Paus Sapa Wartawan Dalam Penerbangan Apostolik ITA Airways

Selasa, 3 September 2024 14:08 WIB
Paus Fransiskus menyalami para wartawan yang ikut dalam pesawat ITA Airways menuju Indonesia. (Foto: RM.ID/BCG)
Paus Fransiskus menyalami para wartawan yang ikut dalam pesawat ITA Airways menuju Indonesia. (Foto: RM.ID/BCG)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kesederhanaan dan kerendahan hati Paus Fransiskus ditunjukkan dalam perjalanan menuju Indonesia. Sesaat setelah pesawat lepas landas, Pemimpin Agung Gereja Katolik Dunia itu menyempatkan diri menyalami setiap wartawan yang ikut serta dalam penerbangan apostolik tersebut.

Pesawat ITA Airways yang membawa Paus terbang dari Terminal 5 Bandara Internasional Fiumicino, Roma, Italia, pada pukul 5.20 sore waktu setempat. 

Ada 75 wartawan yang ikut dalam penerbangan ini. Para wartawan duduk di bagian belakang pesawat. Setelah semuanya duduk dengan tenang, Direktur Kantor Pers Vatikan, Matteo Bruni, muncul dari balik gorden. Bruni menyapa satu per satu wartawan dan mengucapkan selamat datang dan semoga menikmati penerbangan tersebut. 

Baca juga : PP Muhammadiyah: Kunjungan Paus Kehormatan Dan Penghormatan Bagi Indonesia

Tak lama kemudian, pesawat lepas landas. Sekitar setengah jam kemudian, Paus Fransiskus muncul dari balik gorden di lorong sebelah kiri. Paus tampak mengenakan jubah putih. Sebuah kalung salib perak sederhana menjuntai dari lehernya. Kehadiran Paus membuat suasana di dalam pesawat menjadi khidmat. 

Paus Fransiskus kemudian menyampaikan salam melalui pengeras suara. Bapa Suci juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada para wartawan yang ikut serta dalam penerbangan ini.

Setelah itu, Paus menyalami satu per satu wartawan, menyapa, lalu berbincang singkat. Para wartawan memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai hal dan persoalan kepada Paus.

Baca juga : Liput Perjalanan Paus, 3 Wartawan Indonesia Terbang Ke Vatikan

Setiap bersalaman, Paus mendengarkan dengan penuh perhatian. Beberapa wartawan curhat lalu mendapatkan pelukan erat dari Paus sebagai tanda kasihnya. Sejumlah awak media juga memanfaatkan momen ini untuk meminta berkat. 

Wartawan dari Tempo, Francisca Christy Rosana menceritakan kisah pribadi tentang bagaimana ibunya mengidolakan Paus. Fransisca kemudian meminta berkat dan doa untuk sekantong rosario yang dibawanya. Paus Fransiskus dengan penuh perhatian menyentuh rosario tersebut dan melafalkan doa. Melihat adegan itu, mata Francisca tampak berkaca-kaca.  

Rakyat Merdeka juga menyampaikan salam kepada Paus Fransiskus. Sebagai media yang mewakili masyarakat Muslim di Indonesia, Rakyat Merdeka mengucapkan selamat datang dan menyampaikan bahwa kedatangan Paus disambut dengan antusias oleh masyarakat Indonesia.

Baca juga : Menlu Tegaskan 3 Prioritas Dalam Kemitraan Strategis Dengan AS, Ini Rinciannya

Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk meminta Paus menandatangani buku "Francis, Pope for the People," karya Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan, Trias Kuncahyono. Buku tersebut sangat membantu untuk mengenal Paus dan seluk beluk tentang Gereja Katolik. Paus menyanggupi dengan senang hati lalu menggoreskan tanda tangan. 

Setelah pertemuan selesai, para wartawan langsung berbagi cerita tentang momen berkesan saat bertemu dengan Paus. Wajah mereka terlihat antusias dan penuh kegembiraan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.