Dark/Light Mode

Dukung Pemerintah, Tapi Tak Masuk Kabinet

NasDem Agak Laen..

Selasa, 15 Oktober 2024 08:00 WIB
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa. (Foto: Dok. NasDem)
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa. (Foto: Dok. NasDem)

 Sebelumnya 
Dia menyebut, 69 anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem tersebut akan memberikan dukungan secara fisik, pikiran, hingga tenaga, bagi pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang. Meskipun tidak ada satupun kader yang duduk di kursi menteri.

“Karena itu tidak ada lagi dipertentangkan apakah secara fisik ada di pemerintahan atau tidak, secara jelas bahwa 69 orang anggota DPR ini bergabung dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, sejak awal NasDem memang tidak berniat menempatkan para kadernya untuk menjadi menteri di kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.

Baca juga : Menteri Siti Genjot Sektor Pembibitan Hutan & Lahan

“Bukan tidak mendapat kursi di kabinet,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024)

Wakil Ketua DPR ini menjelaskan, keputusan NasDem sudah bulat sejak pertemuan Surya Paloh dengan Prabowo. Pertemuan itu berlangsung tak lama setelah NasDem gagal membawa Anies Baswedan menang dalam Pilpres 2024.

Dalam pertemuan itu, Dasco mengaku, Prabowo tetap meminta NasDem mengajukan kader terbaiknya untuk mengisi kursi di kabinet pemerintahannya. Namun, NasDem tetap pada pendiriannya untuk tak memberikan nama.

Baca juga : 69 Legislator NasDem Siap Pasang Badan...

“Tadinya Pak Prabowo tetap meminta, tetapi karena NasDem menyampaikan tetap akan mendukung penuh pemerintahan walaupun tidak ada kader yang di kabinet,” kata Dasco di Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2024).

Ditemui terpisah, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, Partai NasDem tetap menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Prabowo meskipun memutuskan tidak mengambil bagian di kabinet.

Ketua MPR ini menekankan, tidak masuk atau tidak ambil bagian dari susunan kabinet bukan berarti NasDem menjadi oposisi.

Baca juga : 500 Desa Di Jateng Gelar Deklarasi Anti Politik Uang

“NasDem mengatakan bagian dari koalisi,” kata Muzani di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10/2024).

Direktur Trias Politika Strategis, Agung Baskoro menilai, sikap NasDem agak laen. Sebab, di saat partai politik pendukung Prabowo-Gibran berlomba-lomba meminta jatah menteri, NasDem justru nggak mau kadernya masuk kabinet.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 15 Oktober 2024 dengan judul Dukung Pemerintah, Tapi Tak Masuk Kabinet, NasDem Agak Laen..

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.