Dark/Light Mode

PP IKAHI Sebut Kasus Suap 3 Hakim Ronald Tannur Jadi Momentum Bersih-bersih

Sabtu, 26 Oktober 2024 19:14 WIB
Foto: Kejagung.
Foto: Kejagung.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) meminta para hakim di seluruh Indonesia untuk terus menegakkan keadilan dengan menjatuhkan putusan seadil-adilnya.

Hal ini merupakan pernyataan sikap IKAHI, merespons perkara dugaan suap terhadap tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam vonis bebas Gregorius Ronald Tannur.

"Mari jadikan kasus tiga oknum hakim tersebut sebagai momentum luar biasa untuk bersih-bersih dan berbenah diri bagi lembaga kita ke depan," kata Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Yasardin, melalui keterangan resminya kepada wartawan, Sabtu (26/10/2024).

Baca juga : 3 Hakim yang Vonis Bebas Ronald Tannur Jadi Tersangka Kasus Suap

IKAHI merasa sangat prihatin dan kecewa atas peristiwa yang terjadi pada korps hakim. Sebab, kasus suap ini terjadi ketika saat ribuan hakim berjuang menegakkan keadilan dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi di tengah-tengah keterbatasan di berbagai daerah.

"Terkait kasus hukum yang sedang berjalan saat ini, IKAHI sejalan dengan sikap Mahkamah Agung (MA), menghormati dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung dengan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah," sambungnya.

Diakuinya, kasus ini menjadi pukulan keras bagi korps hakim dan lembaga MA. Selain itu, menciderai rasa keadilan serta membuat upaya penegakan integritas, kejujuran, dan profesionalisme hakim seakan menjadi sirna di mata masyarakat.

Baca juga : Straits Times Sebut Prabowo Siap Bawa Indonesia Jadi Pemain Besar Dunia

Meski begitu, PP IKAHI mengimbau dan mengajak seluruh hakim agar tidak patah semangat dan kehilangan harapan untuk selalu menegakkan keadilan dengan integritas yang tinggi.

"Peristiwa tersebut tidak akan melunturkan semangat kita sebagai penegak hukum yang adil, bersih, dan profesional demi terwujudnya badan peradilan yang agung," lanjutnya.

Yasardin mengajak para hakim menunjukkan untuk tetap mampu menjadi hakim yang berintegritas dan profesional dalam menegakkan keadilan.

Baca juga : Carlos Pena: Lawan Persib Jadi Momen Persija Bangkit

"Kita kecewa, namun tidak boleh kalah dengan keadaan ini. Karena hukum harus kita tegakkan, meskipun langit runtuh," ingatnya.

Dia menegaskan, IKAHI yakin, masih banyak para hakim yang betul-betul bersih dan berintegritas. Masih banyak pula masyarakat yang percaya. 

"Masih banyak para hakim yang tak mau menggadaikan dirinya, menjatuhkan marwah peradilan dan jabatannya demi sesuatu hal yang dilarang oleh ketentuan perundang-undangan," tandas Yasardin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.