Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kabar duka dari dunia wayang. Ki Warseno Slank alias Warseno Hardjo Darsono meninggal dunia pada Kamis (12/12) sekitar Pukul 04.15 WIB. Dalang kondang asal Sukoharjo, Jawa Tengah itu sempat dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta selama tiga hari karena sesak napas dan riwayat sakit jantung.
"Nggih leres. Subuh pagi tadi meninggal dunia. Setelah dirawat di RS PKU Solo," ungkap keponakan almarhum, Jatmiko saat dihubungi.
Bukan hanya keluarga dan insan seniman, duka mendalam juga dirasakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ki Warseno Slank adalah Ikon Prestasi Pancasila 2021 dan pencipta Mars BPIP. Sebagai Staf Ahli BPIP, almarhum juga telah mengisi banyak kegiatan sosial dan kebudayaan.
Baca juga : Cuaca Berpotensi Ekstrem, Masyarakat Kudu Waspada Dan Siaga
"Semoga arwah beliau diterima oleh yang Maha Kuasa dan keluarga diberi kesabaran dan ketabahan," ujar Analis Kebijakan Ahli Madya BPIP Galuh Ibrahim.
Menurutnya, Ki Warseno selalu menyampaikan nilai-nilai Pancasila di tiap pagelarannya. "Beliau selalu mengawali dengan menyanyikan lagu Mars BPIP yang memang karya beliau," terang Galuh.
Dia memuji eksistensi almarhum sebagai dalang yang profesinya jarang diminati generasi muda saat ini. "Beliau adalah Staf Ahli Utama BPIP di bidang ideologi, agama, filsafat dan budaya. Beliau memberi banyak masukan di Direktorat Jaringan dan Pembudayaan BPIP," tutur Galuh.
Baca juga : Instruksikan Pilih RIDO, Ahmed Zaki: Waktunya Kader Golkar Pimpin Jakarta
Satu-satunya dalang bergelar doktor itu adalah adik kandung dalang Ki Anom Suroto. Nama Warseno Slank moncer di dunia wayang kulit lantaran sering 'nyleneh' dengan menyuguhkan cerita/lakon wayang di luar pakem. Meski dikenal sebagai dalang wayang, sejatinya Ki Warseno adalah sarjana pertanian dari Universitas Tunas Pembangunan Solo.
Ki Warseno meninggalkan seorang istri bernama Asih Purwaningtyas dan dua putra yakni Briyan Pandhit dan Amar Pradopo, serta cucu perempuan bernama bernama Hagia Ambika. "Beliau selalu tersenyum mengingat cucunya," tutup Galuh.
Jenazah dimakamkan di makam Padepokan, Desa Juwiring, Kecamatan Juwiring, Klaten di samping makam kedua orang tuanya. Sugeng tindak Ki Dalang. Semoga Husnul Khatimah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya