Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wujudkan Swasembada Pangan
Nelayan Dan Warga Pesisir Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Jumat, 13 Desember 2024 09:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) baru saja menyelenggarakan kegiatan Rembuk Pangan Pesisir di 35 kabupaten/kota yang menjadi basis KNTI. Acara puncaknya, Rembuk Pangan Pesisir Nasional digelar di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Kamis (12/12/2024).
Ketua Pelaksana Kegiatan Rembuk Pangan Pesisir Nasional, Niko Amrullah menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud komitmen KNTI turut berpartisipasi dalam mewujudkan swasembada pangan dan juga program Makan Bergizi Gratis yang menjadi prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menghasilkan rumusan rekomendasi dalam memperkuat ekosistem kemandirian dan kedaulatan pangan dari laut, serta mempererat tali silaturahmi di antara kita semua,” katanya dalam siaran persnya, Kamis (12/12/2024).
Dia mengungkapkan, ada ikhtiar bersama untuk memperkuat ekosistem kemandirian dan kedaulatan pangan dari laut. Hal itu diharapkan dapat terwujud melalui kegiatan rembuk pangan pesisir.
Baca juga : Megawati Kirik Program Makan Bergizi Gratis, Warganet Menyala
Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan menyampaikan komitmen organisasinya mendukung agenda kemandirian pangan yang sedang dicanangkan Pemerintah.
“Kami mendukung kemandirian pangan Presiden Prabowo, kami siap bersama-sama berjuang agar pangan dari kelautan perikanan menjadi pangan unggulan. Sekaligus menjawab persoalan krisis pangan dalam negeri dan dunia,” katanya.
Dia optimistis cita-cita kemandirian pangan dapat diwujudkan. “Kami percaya dapat terwujud itu semua, karena nelayan kita kuat, tangguh dan berani. Selain itu, pembudidaya kita juga sangat produktif, sehingga sektor kelautan perikanan akan mampu mencukupi kebutuh protein dalam negeri dan dunia,” sebutnya.
Dani menambahkan, Koperasi KNTI juga siap ikut andil dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keterlibatan koperasi nelayan dalam MBG akan mendorong kesejahteraan nelayan.
Baca juga : Pemprov Kaltim Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Bidang Pangan, Dandy Satria Iswara menerangkan, swasembada pangan ditargetkan akan dicapai pada 2027.
“UU Pangan mengamanatkan Kemandirian Pangan, Ketahanan Pangan, Kedaulatan Pangan, dan Keamanan Pangan. Negara harus memiliki kemampuan dalam memproduksi pangan yang beraneka ragam dalam negeri untuk menjamin kebutuhan pangan dan ketersediaan pangan yang berdaulat dan aman untuk dikonsumsi dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal,” terangnya.
Pemerintah, lanjut Dandy, sesuai dengan amanat undang-undang harus menyiapkan sarana dan prasarana dalam melakukan kegiatan usaha, memberikan kepastian usaha yang berkelanjutan, memperkuat kapasitas nelayan pembudidaya dan petambak garam kecil.
Berikutnya, menumbuhkembangkan sistem pembiayaan dan kelembagaan, melindungi dari risiko bencana alam, perubahan iklim, serta pencemaran; dan memberikan jaminan keamanan dan keselamatan serta bantuan hukum atas permasalahan yang dihadapi.
Baca juga : Kunjungi Pesantren Muhammadiyah, Gibran Cek Program Makan Bergizi Gratis
“Perikanan tangkap secara nasional menunjukkan bahwa peran nelayan kecil sangat besar dengan porsi armada lebih dari 90 persen dari armada perikanan tangkap nasional, dengan produksi hasil tangkapan lebih dari 70 persen dari produksi perikanan tangkap secara nasional. Dengan demikian maka pemerintah sudah seharusnya memberikan perhatian lebih besar terhadap nelayan kecil melalui kebijakan-kebijakan yang lebih berpihak kepada pemenuhan kebutuhan dan peningkatan kapasitas nelayan kecil,” papar Dandy.
Terkait dengan program MBG, peran daripada nelayan tradisional sangat strategis sebagai ujung tombak dalam kebijakan ini. Nelayan menjadi penyedia ikan yang dapat menjual langsung hasil tangkapan dan dijadikan menu di dalam program MBG.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya