Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menkum: Usulan Pilkada Lewat DPRD Bukan Gagasan Baru, Lama Dibahas Elite Politik
Jumat, 13 Desember 2024 18:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas menyatakan, wacana pemilihan kepala daerah oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bukanlah gagasan baru. Menurutnya, usulan tersebut telah lama menjadi pembahasan di kalangan elite partai politik.
“Sesungguhnya usulan ini sudah lama dibicarakan di tingkat partai politik. Namun, hari ini saya melihat trennya positif dengan sambutan cukup baik dari masyarakat,” ujar Supratman saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Baca juga : Update OTT Bengkulu: 8 Orang Diamankan, Ada Uang dan Barbuk Elektronik
Supratman menjelaskan, ketentuan dalam Undang-Undang Dasar 1945 maupun Undang-Undang Pemilu hanya mengatur kepala daerah harus dipilih secara demokratis, tanpa spesifik menyebut pilkada langsung. “Dipilih secara demokratis itu kan tidak berarti harus semuanya pilkada langsung,” jelasnya.
Ia juga menyoroti sistem pilkada langsung memiliki sejumlah tantangan, terutama dari aspek efisiensi anggaran dan potensi kerawanan sosial. Evaluasi ini, kata Supratman, menjadi salah satu alasan mengapa usulan pilkada melalui DPRD terus relevan dalam diskusi politik.
Baca juga : Cagub Sultan: Pilkada Maluku Utara Jangan Dinodai Politik Uang
Wacana ini kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya dalam pidato HUT ke-60 Partai Golkar di Bogor, Kamis (12/12/2024). Dalam pidatonya, Presiden menyinggung sistem pemilihan kepala daerah di negara tetangga yang dilakukan melalui parlemen lokal.
“Apa sistem ini tepat? Berapa puluh triliun habis dalam satu atau dua hari dari anggaran negara maupun dana politik masing-masing?” kata Prabowo, merujuk pada biaya besar yang dikeluarkan dalam pilkada langsung.
Baca juga : Sukseskan Pilkada Serentak, Kapolri Dan Panglima TNI Gelar Doa Bersama Di Bali
Supratman berharap wacana ini dapat terus berkembang untuk menemukan sistem demokrasi yang lebih sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. “Bagaimana kemudian demokrasi sesuai dengan sila keempat itu bisa menjadi bagian dari ciri khas kita berdemokrasi di Indonesia,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya