Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, persiapan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru telah dilakukan secara matang.
Aparat TNI-Polri dipastikan siap bergerak, apabila ada laporan dari masyarakat terkait gangguan di dua acara tersebut.
"Semua persiapan terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru sudah siap. Kita juga sudah meminta Pemda bekerja sama dengan jajaran kepolisian dan TNI. Makanya, kalau ada sesuatu yang aneh, laporkan saja. Aparat akan langsung bergerak," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (23/12).
Baca juga : BKS Mau Kandangin Bus Yang Nggak Layak Jalan
Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) itu menjelaskan, persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru tak hanya tentang keamanan. Tetapi juga soal pemenuhan kebutuhan masyarakat, yang ingin merayakan dua agenda akhir tahun tersebut di luar kota.
"Dari sudut fasilitas, infrastruktur dan penyediaan minyak (BBM) di jalan sudah, tempat istirahat sudah. Semua sudah disiapkan. Mudah-mudahan, rakyat bisa nyaman merayakan Natal dan Tahun Baru," ujarnya.
Mahfud memastikan, pemerintah selalu hadir bagi masyarakat yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru. Namun, ia kembali menegaskan, masyarakat harus ikut andil agar upaya pemerintah menjaga keamanan bisa berjalan baik.
Baca juga : Jokowi: Hati-hati, Saya Ikuti Kamu...
"Tugas pengamanan ini bukan cuma kewajiban pemerintah dan aparat. Masyarakat juga harus ikut andil. Jadi sekali lagi saya katakan, kalau ada sesuatu yang aneh, ya supaya segera dilaporkan," tuturnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan pihaknya telah menggelar kekuatan mendukung Polri dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru.
Dia pun memastikan, aparat TNI-Polri tidak akan menoleransi segala tindakan yang ingin merusak kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru.
Baca juga : Mahfud MD: Pancasila dan Islam Tak Bertentangan, Tapi Saling Menjiwai
"Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru, kita juga telah menambah kekuatan TNI-Polri dengan sepeda motor. Pos-pos juga kita tambah, untuk memastikan situasi kondusif," kata Hadi di Jakarta, Jumat (20/12).
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara itu berharap, umat Kristiani bisa melaksanakan perayaan Natal 2019 dengan aman. Apalagi, jumlah aparat yang diterjunkan dalam upaya pengamanan sudah mencapai 120.000 orang.
"Jumlah itu gabungan TNI-Polri. Kalau kurang ,nanti akan kita tambah. TNI-Polri ingin menjamin keamanan Natal," ujarnya. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya