Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Prabowo Pangkas Anggaran Seremoni, Warganet: Setuju Banget!
Selasa, 28 Januari 2025 07:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Publik mengapresiasi langkah Presiden RI Prabowo Subianto menghemat anggaran untuk kegiatan seremonial, seperti perayaan ulang tahun dan perjalanan dinas.
Warganet mendukung instruksi Prabowo tersebut. Beberapa di antaranya mengatakan, seharusnya hal ini dilakukan oleh para presiden sejak dulu, agar Indonesia memiliki anggaran yang cukup untuk pembangunan negara.
Baca juga : Prabowo & Raja Malaysia Harap Gencatan Senjata Wujudkan Perdamaian Abadi
"Membayangkan selama 10-20 tahun yang lalu betapa ratus triliun anggaran negara dipakai buat dinas dalam dan luar negeri. Mungkin negara kita nggak punya banyak utang untuk pembangunan," ucap akun Instagram @rohmaahh.az, dikutip Senin (27/1) dari postingan Instagram @kompascom yang berisi konten tentang isu tersebut.
Sebelumnya, Prabowo akan memangkas pos-pos yang tidak esensial. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo dalam sidang kabinet paripurna bersama para menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (22/1).
Baca juga : Prabowo Pangkas Anggaran, Wamen P2MI: Challenging, Tapi Harus Bisa
Warganet lainnya juga berkomentar setuju dengan keputusan Prabowo. Menurutnya, pemangkasan anggaran untuk hal-hal yang tidak esensial, dapat dialokasikan untuk membantuk pemeretaan pendidikan di Indonesia.
"Masih banyak siswa yang belum dapat akses pendidikan layak. Jadi, benar kalau biaya bantuan buat pendidikan harus ditambah, diperbanyak daripada dipakai untuk hal-hal yang kurang bermanfaat," kata akun @syifaa_fariidah.
Baca juga : Keluarkan Perpres, Prabowo Pangkasin Anggaran Kementerian
Lalu, ada juga warnaget yang mengusulkan agar Prabowo memangkas pengadaan anggaran untuk mobil dinas. Ia meminta para pejabat negara seharusnya memakai transportasi umum, seperti di luar negeri.
"Pangkas juga pengadaan kendaraan dinas >1500 cc yang tidak relevan dengan kebutuhan, juga biaya pengawalan, wong menteri di luar negeri aja ada yang naik transportasi publik dan tidak dikawal. Karpet dan berbagai kemewahan kantor yang tidak perlu, juga dipangkas. Setuju hilangkan seremonial, bikin habis biaya dan waktu kerja. Jangan kebanyakan permintaan laporan," kata akun @nriko1272.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya