Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mendagri Lantik Muzakir dan Fadhlullah sebagai Gubernur dan Wagub Aceh 2025-2030
Rabu, 12 Februari 2025 21:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian atas nama Presiden Prabowo Subianto, resmi melantik Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh dan Fadhlullah sebagai Wakil Gubernur Aceh untuk masa jabatan 2025-2030.
Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) di Gedung Utama DPRA, Kota Banda Aceh, Rabu (12/2/2025).
Pelantikan ini merujuk pada Pasal 69 huruf c Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), yang mengatur bahwa pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh dilakukan oleh Mendagri atas nama Presiden RI, disaksikan oleh Mahkamah Syar'iyah Aceh dalam Rapat Paripurna DPRA.
Baca juga : Pramono-Rano Dilantik Jadi Gubernur-Wagub DKI Jakarta Pada 7 Februari 2025
"Dengan resmi melantik Saudara Muzakir Manaf sebagai Gubernur Aceh, Saudara Fadhlullah, S.E., sebagai Wakil Gubernur Aceh, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13/P Tahun 2025, tanggal 31 Januari 2025, tentang Pemberhentian Penjabat Gubernur dan Pengesahan, Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Masa Jabatan Tahun 2025-2030," ujar Mendagri dalam upacara pelantikan.
Mendagri menjelaskan bahwa tanggal 12 Februari 2025 dipilih agar Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh memiliki waktu yang cukup untuk melantik bupati dan wali kota di wilayahnya, sebelum menghadiri pelantikan serentak kepala daerah di Istana Negara pada 20 Februari 2025.
Selain itu, pelantikan ini juga dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Baca juga : Bey Hadiri Pengumuman Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar Terpilih
"Presiden Prabowo Subianto sangat memahami urgensi pelantikan ini dan menghormati permintaan DPRA serta gubernur terpilih untuk melaksanakan pelantikan lebih awal," kata Tito.
Presiden Prabowo Sampaikan Pesan untuk Aceh
Mendagri mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sangat ingin menghadiri pelantikan ini secara langsung, namun berhalangan karena tengah menerima kunjungan kehormatan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Jakarta.
"Beliau (Presiden Prabowo) sebenarnya sangat ingin hadir secara langsung di Aceh untuk menyaksikan pelantikan ini, tetapi pada hari yang sama, Beliau menerima Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Namun, Presiden tetap menyampaikan ucapan selamat dan memberikan pesan sebagai bentuk perhatiannya kepada Aceh," kata Mendagri.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya