Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pelajar Nabire Demo Tolak MBG, Polisi Pastikan Ada Keterlibatan KNPB
Rabu, 19 Februari 2025 11:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Nabire, Papua Tengah mengakui ada arahan dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi demonstrasi menolak Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (17/2).
KNPB merupakan organisasi yang dikenal sering menentang kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang dinilai tidak pro terhadap masyarakat Papua.
Kapolres Jayapura, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Umar Nasatekay, mengatakan pihaknya telah mengamankan lima pelajar yang hendak melakukan aksi demo tersebut.
“Dari keterangan pelajar ini ternyata aksi tolak MBG ini ditunggangi oleh KNPB,” ujar Umar dalam keterangan tertulis, Senin (17/2/2025)
Baca juga : Praperadilan Tak Diterima, KPK Pastikan Kasus Hasto Lanjut
Sementara di media sosial lewat akun TikTok dengan nama pengguna Nyonyah San_1991, dua siswa SMA menyebut arahan Zadrak Lagoan mereka terima dari sebuah grup sosial media.
"Kami lakukan aksi penolakan makanan bergizi dan minta pendidikan gratis yang diarahkan oleh abang Zadrak Lagoan lewat grup solidaritas pelajar," kata pelajar laki-laki dari kelas 11 di SMA Kristen Koinonia.
Keterangan serupa juga disampaikan oleh pelajar laki-laki dari SMK Negeri 9. Ia berkata, "Dalam aksi penolakan MBG ini kami dperimtahkan oleh kakak Zadrak Lagoan selaku KNBP wilayah Sentani."
Adapun sebelum video pengakuan para siswa mencuat, Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu telah menduga keterlibatan KNBP dalam aksi tersebut.
Baca juga : Prabowo Cek MBG Di SDN Kedung Jaya, Bogor, Pastikan Anak Dapat Asupan Terbaik
"Dari pengakuan pelajar berinisial MS yang kami periksa disebutkan ada keterlibatan KNPB wilayah Kabupaten Jayapura yaitu Zadrak Lagoan," kata Samuel kepada media.
Samuel memaparkan pihaknya juga menyita sejumlah barang, seperti gelang bermotif Bintang Kejora dan KNPB dalam aksi tersebut. Selain itu, para pelajar yang ikut berdemonstrasi juga membawa noken bergambar bendera KNPB.
Samuel menduga aksi para pelajar tersebut dipimpin oleh orang dari luar Nabire karena pihaknya menemukan selebaran KNPB yang dibawa para pelajar.
Kepolisian Nabire pun mengamankan para pelajar dan membawa mereka ke Mapolres Nabire untuk diberi pemahaman dan edukasi. Samuel mengimbau orang tua siswa turut berperan aktif untuk mencegah para pelajar melakukan tindakan melanggar hukum.
Baca juga : Lewat Lippo untuk Indonesia Pasti, LPKR Gelar Ribuan Program dan Kegiatan
"Kami mengimbau kepada pelajar dan juga orang tua untuk lebih berperan aktif dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada anak-anaknya untuk tidak melakukan aksi-aksi yang melanggar hukum," kata Samuel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya