Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Berpotensi Menyebabkan Kematian
Masyarakat Diminta Waspada Kasus Rabies
Senin, 24 Maret 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara periode 2018-2020 Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan, rabies masih menjadi masalah kesehatan di lebih dari 150 negara dengan ribuan kematian tiap tahunnya.
Data di dunia menunjukkan, sebanyak 49 persen kematian yang terjadi setiap tahun, terjadi pada anak di bawah 15 tahun.
“Sebab itu, diperlukan pendekatan Satu Kesehatan (One Health) untuk menanganinya. Penyakit ini juga digolongkan dalam ‘neglected tropical disease’, penyakit menular di daerah tropik yang masih banyak diabaikan dan tidak mendapat perhatian yang diperlukan,” ucapnya.
Baca juga : Afni Zulkifli-Syamsurizal Tumbangkan Petahana
Kepala Dina Kesehatan Kota Denpasar Anak Agung Ayu Agung Candrawati mengatakan, pihaknya sudah menetapkan 12 fasilitas layanan kesehatan sebagai rabies center, yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Denpada.
Menurutnya, rabies center dincanangkan untuk menangani, serta meningkatkan akses layanan dan mempercepat penanganan kasus rabies.
“Masyarakat bisa segera mendapat Vaksin ANti Rabies (VAR) maupun Serum Anti Rabies (SAR). Fasilitas layanan Kesehatan itu adalah semua UPTD Puskesmas dan juga RSUD Wangaya,” ujarnya.
Baca juga : Perusahaan Hungaria Cuekin Panggilan Kejagung
Di media sosial X, banyak netizen berharap para pemilik hewan lebih peduli terhadap peliharaan. Mereka juga meminta Pemerintah memberikan layanan vaksin rabies secara gratis.
“Yang punya anabul khususnya anjing, kenapa banyak dari kalian tidak peduli pada kesehatan anabul. Soalnya, kala rabies maka akan merugikan banyak pihak. Buat Pemerintah, tolong sosialisasikan lagi ciri hewan yang terkena rabies dan tindakan pertama pada korban gigitan hewan rabies kepada masyarakat. Jangan menunggu jatuh korban,” tulis akun @maharsmaji.
“Untuk kucing dan anjing yang ditelantarkan oleh pemiliknya di jalan-jalan, sebaiknya ditertibkan. Jadi, nggak ada potensi pembawa rabies di tengah masyarakat,” harap akun @ganindthia.
Baca juga : Agrinas Gebrakan Serius Kerek Produksi Pangan
“Gue pernah lihat video seorang pasien rabies yang telat mendapatkan pertolongan pertama. Mereka jadi phobia air. Bahkan, untuk minum air bening saja sulit,” ungkap akun @Smaarsmaarterang. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya