Dark/Light Mode

Hasan Nasbi Mundur, M. Qodari Digadang-gadang Calon Potensial Kepala PCO

Sabtu, 3 Mei 2025 12:56 WIB
Foto: Dwi Pambudo/RM.
Foto: Dwi Pambudo/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Setelah Hasan Nasbi menyatakan mundur dari jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), sejumlah nama mulai mencuat ke publik sebagai sosok yang dinilai layak mengisi posisi strategis tersebut.

Ada dua nama yang terlebih dahulu muncul di media, seperti Angga Raka dan Dahnil Anzar Simanjuntak. Belakangan, nama M. Qodari mencuat dari perbincangan dalam program Ruang Konsensus yang ditayangkan di kanal YouTube Zulfan Lindan Unpacking Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Pegiat Media Sosial, Budhius M. Piliang menilai Qodari sebagai sosok yang memiliki kemampuan menjelaskan program-program pemerintah dengan cara yang ringan, praktis, namun tetap substansial.

Baca juga : Hasan Nasbi Mundur dari Jabatan Kepala PCO

“Mr Q (M. Qodari) ini bukan hanya seorang pengamat politik yang handal menganalisa peristiwa politik. Ketika menjadi wakil kepala KSP, dia mampu menjelaskan program-program pemerintah dengan cara yang praktis dan enak didengar,” ujar Budhius, dikutip Sabtu (3/5/2025).

Penilaian itu muncul setelah M. Qodari melakukan kunjungan ke Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Lahat.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti keberhasilan pemerintah daerah dalam merealokasi anggaran ke sektor-sektor produktif, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ketahanan pangan.

Baca juga : Bantah Mundur, Sri Mul-Airlangga Tetap Fokus Kerja

Meski M. Qodari sendiri menolak berspekulasi, Budhius tetap menyebutnya sebagai figur yang pantas.

“Saya bicara objektif saja. Ketika PCO bertugas menjelaskan kebijakan-kebijakan prioritas pemerintah, kita butuh sosok yang mampu mengemas pesan-pesan itu dalam bahasa yang mudah, tepat sasaran, dan menjembatani masyarakat dengan instansi-instansi,” lanjutnya.

Dengan mundurnya Hasan Nasbi, spekulasi soal siapa penggantinya pun mulai bermunculan. Publik kini menanti siapa sosok yang akan ditunjuk Presiden untuk melanjutkan estafet komunikasi kepresidenan.

Baca juga : Hasan Nasbi Sebut, Danantara Lahir untuk Akhiri Paradoks Indonesia

“Apakah itu Angga Raka, Dahnil Anzar, atau bahkan Mr Q? Kita tunggu saja keputusan Presiden,” pungkas Budhius.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.