Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
PPI Jepang Minta Pemerintah Indonesia Aktif Perkuat Hubungan Bilateral
Rabu, 21 Mei 2025 20:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perundingan Dagang Amerika Serikat dan China di Geneva, Swiss di pertengahan bulan ini menghasilkan keputusan win-win bagi kedua negara dan berhasil meredakan tensi perang dagang minimal 90 hari kedepan.
"Dengan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk China turun drastis dari 145 persen menjadi 30 persen, pun sebaliknya tarif impor China terhadap produk Amerika Serikat juga dipangkas dari 125 persen menjadi 10 persen, rantai pasok global dalam jangka pendek tidak akan terganggu," ucap Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang Prima Gandhi dalam keterangan persnya, usai menghadiri saat menghadiri peluncuran House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT), di Tokyo Jepang, pekan lalu (16/5/2025).
Untuk itu, Gandhi meminta Indonesia untuk sebesar-besarnya memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat daya saing dan posisi tawar di forum perdagangan internasional. Salah satunya dengan memperkuat hubungan bilateral antar negara.
Dikatakan, hadirnya HHT Indonesia di Tokyo merupakan bentuk konkrit memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang. HHT merupakan kantor dan toko atau showcase bagi para UMKM Handicraft Indonesia yang ingin memasarkan produknya di pasar Jepang.
Baca juga : Jangan Ada Pengaburan!
Dengan memiliki showroom tetap di Tokyo, diharapkan UMKM Indonesia itu punya akses ke pasar Jepang yang tujuannya akhirnya memperkuat perekonomian Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
"Mewakili pelajar dan mahasiswa Indonesia di Jepang, dia berharap ke depan akan muncul House of Handicraft di berbagai negara maju lainnya!” pungkas pria yang sedang menyelesaikan studi doktoralnya di Tokyo University of Agriculture.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya