Dark/Light Mode

PPI Jepang Minta Pemerintah Indonesia Aktif Perkuat Hubungan Bilateral

Rabu, 21 Mei 2025 20:15 WIB
Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang Prima Gandhi saat menghadiri peluncuran House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT), di Tokyo Jepang, pekan lalu (16/5/2025). Foto: Istimewa
Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang Prima Gandhi saat menghadiri peluncuran House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT), di Tokyo Jepang, pekan lalu (16/5/2025). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Perundingan Dagang Amerika Serikat dan China di Geneva, Swiss di pertengahan bulan ini menghasilkan keputusan win-win bagi kedua negara dan berhasil meredakan tensi perang dagang minimal 90 hari kedepan.

"Dengan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk China turun drastis dari 145 persen menjadi 30 persen, pun sebaliknya tarif impor China terhadap produk Amerika Serikat juga dipangkas dari 125 persen menjadi 10 persen, rantai pasok global dalam jangka pendek tidak akan terganggu," ucap Ketua Umum Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang Prima Gandhi dalam keterangan persnya, usai menghadiri saat menghadiri peluncuran House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT), di Tokyo Jepang, pekan lalu (16/5/2025).

Baca juga : Eddy Soeparno Terima Kunjungan Dubes Selandia Baru, Perkuat Kolaborasi Pengembangan Geothermal

Untuk itu, Gandhi meminta Indonesia untuk sebesar-besarnya memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat daya saing dan posisi tawar di forum perdagangan internasional. Salah satunya dengan memperkuat hubungan bilateral antar negara.

Dikatakan, hadirnya HHT Indonesia di Tokyo merupakan bentuk konkrit memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang. HHT merupakan kantor dan toko atau showcase bagi para UMKM Handicraft Indonesia yang ingin memasarkan produknya di pasar Jepang.

Baca juga : Jangan Ada Pengaburan!

Dengan memiliki showroom tetap di Tokyo, diharapkan UMKM Indonesia itu punya akses ke pasar Jepang yang tujuannya akhirnya memperkuat perekonomian Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.

"Mewakili pelajar dan mahasiswa Indonesia di Jepang, dia berharap ke depan akan muncul House of Handicraft di berbagai negara maju lainnya!” pungkas pria yang sedang menyelesaikan studi doktoralnya di Tokyo University of Agriculture.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.