Dark/Light Mode

Kejagung Usut Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop di Kemendikbudristek

Senin, 26 Mei 2025 20:46 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mengusut perkara dugaan korupsi pengadaan laptop di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019–2022.

"Meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan dalam dugaan tindak pidana korupsi pada Kemendikbudristek dalam pengadaan digitalisasi pendidikan tahun 2019–2022," ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Kejagung Harli Siregar kepada wartawan, Senin (26/5/2025).

Harli menjelaskan, tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) menduga ada persekongkolan sejumlah pihak dengan tim teknis.

Baca juga : KPK Sita Lagi 4 Kendaraan Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kemnaker, Total Jadi 13

Tujuannya agar dibuat kajian teknis terkait pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang mendukung program digitalisasi pendidikan.

"Supaya apa? Supaya diarahkan pada penggunaan laptop yang berbasis pada operating system Chrome. Chromebook, berbasis Chromebook," jelasnya.

Padahal, menurut dia, sebenarnya program digitalisasi pendidikan tersebut tak membutuhkan adanya laptop Chromebook.

Baca juga : Geledah 7 Tempat, KPK Sita 8 Mobil dan 1 Motor

Sebab, penerapan penggunaan Chromebook sudah pernah diuji coba pada 2019, dan ternyata hasilnya tidak efektif.

"Kenapa tidak efektif? Karena kita tahu bahwa dia berbasis internet, sementara di Indonesia internetnya itu belum semua sama, bahkan ke daerah-daerah," beber Harli.

Dia mengungkapkan, proyek pengadaan laptop Chromebook menyentuh angka Rp 9,9 triliun. Rinciannya yakni Rp 3,582 berasal dari dana satuan pendidikan dan Rp 6,399 triliun dari dana alokasi khusus (DAK).

Baca juga : Kejagung Temukan iPad dan Macbook di Kamar Tahanan Tom Lembong

Kejagung belum menetapkan tersangka dalam perkara ini. Kerugian negara yang ditimbulkan juga belum diungkap.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.