Dark/Light Mode

Lepas Urusan Haji, Kemenag Fokus Ke Layanan & Pendidikan Keagamaan

Selasa, 5 Agustus 2025 08:04 WIB
Wamenag  Romo Muhammad Syafii  memberikan pembinaan bagi guru-guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo, Senin (4/8/2025).
Wamenag Romo Muhammad Syafii memberikan pembinaan bagi guru-guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo, Senin (4/8/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama sudah tidak lagi mengurus haji, tapi kementerian akan fokus pada layanan keagamaan serta pendidikan agama dan keagamaan.

“Pasca dialihkannya urusan haji dari Kemenag ke Badan Penyelenggara Haji (BPH), maka Kemenag hanya fokus pada dua bidang yaitu pelayanan keagamaan dan pelayanan pendidikan keagamaan,” ujar Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafii saat memberikan pembinaan bagi guru-guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo, dikutip laman kemenag Senin (4/8/2025).

Baca juga : Polri Dan Kementerian Imipas Perkuat Penanganan Kejahatan Lintas Negara

Wamenag menampik anggapan bahwa perampingan tugas menjadikan pekerjaan Kementerian  menjadi ringan. Justru sebaliknya, menurut Syafii, dua tugas tersebut sangat menantang dan membutuhkan perbaikan serta penyempurnaan.

“Banyak yang mengatakan bahwa pekerjaan Kemenag menjadi sangat sedikit. Tapi versi saya, ketika kita fokus pada dua bentuk pelayanan itu, ternyata banyak hal yang memang perlu diperbaiki, banyak hal yang perlu disempurnakan dan banyak hal untuk dua bidang itu perlu diadakan untuk melengkapi dan menyempurnakan,” jelasnya.

Baca juga : Pemerintah Siapkan Layanan Khusus Pebisnis Disabilitas

Wameng Syafii mengungkapkan, bahwa tugas mengurus kehidupan beragama di Indonesia adalah amanah yang berat sekaligus kehormatan luar biasa.

"Kita diamanahkan oleh negara mengurusi kehidupan beragama di Indonesia. Dengan kata lain, apakah kehidupan beragama di Indonesia berjalan dengan baik? Jawabnya tergantung kita. Dan kalau faktanya di lapangan kehidupan beragama tidak berjalan baik, itu pasti tanggung jawab kita,” katanya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.