Dark/Light Mode

Presiden Risau Dengan Kasus Keracunan, Semua Dapur MBG Harus Ada Test Kit

Selasa, 30 September 2025 07:25 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Senin (29/9/2025). (Foto: Dok. PKS)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Senin (29/9/2025). (Foto: Dok. PKS)

 Sebelumnya 
“Selama puluhan tahun uang dari daerah mengalir ke Jakarta, bahkan ke luar negeri. Sekarang kita balik, uang masuk ke desa,” tegas Prabowo. 

Ia menyebut, skala program MBG bahkan melampaui negara lain. “Brazil butuh 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima. Kita, dalam waktu kurang dari setahun, sudah 30 juta. Ada kekurangan, tapi manfaatnya luar biasa,” ucapnya. 

Perhatian Besar Presiden Ke MBG 

Sejak tiba di tanah air usai lawatan keempat negara, Jumat (26/9/2025), Presiden memberi perhatian besar terkait insiden keracunan massal usai menyantap menu MBG. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hidayana langsung dipanggil untuk memberikan penjelasan. 

Baca juga : Abu Bakar Ba’asyir Berharap Jokowi Jadi Pembela Islam

Esoknya, Sabtu (27/9/2025), Presiden memberikan arahan kepada sejumlah menteri untuk melakukan rapat koordinasi terbatas (Rakortas) di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta. Rakortas khusus untuk mengevaluasi pelaksanaan MBG. 

Minggu (28/9/2025), giliran Presiden yang menggelar rapat terbatas dengan sejumlah kementerian. Rapat yang digelar di kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta itu, membahas sejumlah isu penting. Dalam rapat yang berlangsung 2 jam itu, Presiden salah satunya membahas soal evaluasi pelaksanaan MBG. 

“Presiden memberi arahan sangat rinci, sampai ke aspek teknis di lapangan. Misalnya soal kedisiplinan, prosedur, dan terutama masalah kebersihan,” jelas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Baca juga : Pastikan Maju Sebagai Calon Ketua Golkar Malut, Alien Mus Bisa Tiga Periode?

Sebelumnya, usai menggelar Rakortas, Menko Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan keputusan yang sudah disepakati bersama. Kata Zulhas, Presiden Prabowo meinginstruksikan jajarannya untuk mempercepat perbaikan dan penguatan tata kelola MBG. Presiden Prabowo menekankan, keselamatan anak Indonesia jadi prioritas utama. 

“Insiden ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut generasi penerus,” kata Zulhas saat Konferensi Pers Penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Pada Program Prioritas MBG dilihat di kanal YouTube Kementerian Kesehatan, Minggu (28/9/2025). 

Dipaparkan Zulhas, salah satu poin evaluasi utama yakni SPPG yang bermasalah akan ditutup sementara, dievaluasi dan investigasi. Selain itu, peningkatan kedisiplinan, kualitas, kemampuan juru masak. Aturan berlaku untuk semua SPPG di seluruh Indonesia, bukan hanya di lokasi terjadinya keracunan. [BYU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.