Dark/Light Mode

Pramuka Siap Membumikan Nilai-Nilai Pancasila di Era Digital

Rabu, 29 Oktober 2025 22:58 WIB
Kepala BPIP menyematkan pin kader Tunas Pancasila. (Foto: Dok. Kwarda DIY)
Kepala BPIP menyematkan pin kader Tunas Pancasila. (Foto: Dok. Kwarda DIY)

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas dan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) menggelar kegiatan Pembudayaan Nilai-Nilai Pancasila bagi Generasi Muda selama enam hari di Yogyakarta, 23–28 Oktober 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus penguatan karakter agar peserta mampu menjadi kader bangsa berjiwa Pancasila, tangguh, dan memiliki semangat kepemimpinan, khususnya di era digital.

Selama enam hari, para peserta—anggota pramuka dari enam provinsi se-Jawa dan Bali—mendapatkan beragam materi yang memperkaya wawasan kebangsaan. Mulai dari pemahaman nilai-nilai Pancasila, etika kepemimpinan, kepemimpinan global, hingga manajemen proyek, ekonomi kreatif, dan kepemimpinan di era digital.

Baca juga : Garuda Muda Siap Tempur Di Piala Dunia U-17

Tak hanya mendengarkan paparan materi, kegiatan dikemas dinamis lewat diskusi interaktif, refleksi, dan olahraga bersama. Semua aktivitas dirancang membangun semangat nasionalisme serta memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

Salah satu momen berkesan adalah penyematan Pin Kader Tunas Pancasila sebagai simbol kehormatan bagi peserta yang berkomitmen menanamkan nilai-nilai luhur bangsa. Pin ini menjadi tanda bahwa setiap kader merupakan bagian dari gerakan pembudayaan Pancasila yang berkelanjutan—menjadi teladan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak berdasarkan nilai-nilai Pancasila.

Kepala BPIP RI, Prof. Yudian Wahyudi, hadir dalam upacara penutupan. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai Pancasila di tengah derasnya arus digital.

Baca juga : Bamsoet: Pemuda Pancasila Siap Bergerak Nyata Dukung Asta Cita Prabowo

“Menjadi pemimpin hari ini bukan soal berapa banyak followers, tapi seberapa besar kebaikan yang kita sebarkan. Mari gunakan ruang digital untuk menyebar semangat persatuan, optimisme, dan aksi nyata bagi Indonesia!” tegasnya.

Sementara itu, GKR Mangkubumi, mewakili Kwartir Daerah Gerakan Pramuka DIY, menegaskan kegiatan ini tak berhenti di sini. “Bersama BPIP, kami akan menindaklanjuti aksi-aksi nyata dari para peserta,” ujarnya.

Melalui sinergi BPIP dan Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas, kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan nyata memperkuat ekosistem pendidikan karakter Pancasila di berbagai daerah. Semangat yang tumbuh selama pelatihan menjadi bekal bagi peserta untuk menularkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.

Baca juga : Pemerintah Siapkan Regulasi Percepatan Penanganan Pinjol Ilegal

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tunas Bakti Indonesia Emas, Acep Somantri, berharap ke depan platform digital Harmoni Indonesia dapat dimanfaatkan secara penuh.

“Platform ini harus segera diaktifkan dan dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran (learning hub) dan wadah publikasi resmi bagi portofolio aksi nyata para pemimpin muda,” tegasnya.

Diharapkan, para kader Tunas Pancasila mampu menguasai literasi digital tingkat lanjut dan menggunakan Harmoni Indonesia sebagai sumber narasi kebangsaan yang positif dan mencerahkan, untuk melawan hoaks dan polarisasi.

PramukaJogja
PramukaJogja
Kwarda DIY

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.