Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Soeharto Dinilai Layak Jadi Pahlawan Nasional, Tokoh Bangsa Kompak Beri Dukungan
Jumat, 7 November 2025 17:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan terhadap penetapan Presiden ke-2 RI Soeharto sebagai Pahlawan Nasional terus menguat. Guru Besar Universitas Hasanuddin, Prof. Marsuki, menyebut Soeharto sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Indonesia.
“Selama lebih dari 30 tahun memimpin, dengan berbagai pembangunan yang dilakukan, beliau sangat layak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional,” kata Marsuki.
Menurutnya, masa kepemimpinan Soeharto ditandai dengan stabilitas ekonomi dan pertumbuhan pesat yang menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kinerja terbaik di kawasan.
“Ekonomi Indonesia saat itu ditakuti, dan dikenal sebagai ‘macan Asia’. Jasa beliau tidak bisa dinafikan. Dengan banyaknya pengusulan dari berbagai pihak, saya pikir beliau pantas mendapat gelar itu,” tegasnya.
Baca juga : PBNU dan Muhammadiyah Kompak Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Marsuki juga menilai, keputusan Soeharto mengundurkan diri secara terbuka di Istana Merdeka pada 1998 merupakan bukti kenegarawanan yang tulus.
“Saat itu ada aspirasi agar beliau mundur, dan beliau mengumumkannya sendiri di depan publik. Soeharto dengan kesadaran penuh mengundurkan diri sesuai aturan yang berlaku secara terbuka,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari Ketua PP Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, yang menegaskan posisi organisasi Islam terbesar itu.
“Kalau tidak salah, dari PP Muhammadiyah sudah disampaikan oleh Pak Dadang (Kahmad), Muhammadiyah intinya mendukung penuh pemberian gelar pahlawan kepada Pak Harto,” kata Muhadjir di Menteng, Jakarta Pusat.
Baca juga : Jasanya Besar, Soeharto Dinilai Pantas Diberi Gelar Pahlawan Nasional
Ia menyebut, Soeharto memiliki jasa besar dalam menegakkan Pancasila dan menjaga keutuhan bangsa pasca G30S/PKI.
“Kalau Bung Karno penggali Pancasila, maka Pak Harto-lah yang menegakkannya sebagai satu-satunya asas,” ujarnya.
Muhadjir juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menghormati jasa tokoh bangsa.
“Kita harus menanam sedalam-dalamnya kekurangan mereka dan mengangkat setinggi-tingginya jasa-jasanya,” katanya.
Baca juga : IPM Naik Jadi 75,90, Pratikno: Hasil Gotong Royong Bangun Manusia
Dukungan luas ini mempertegas bahwa bangsa Indonesia tengah belajar untuk tidak hanya mengingat masa lalu, tetapi juga menghormati pengabdian pemimpin yang telah berjasa besar bagi negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya