Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri Wihaji Teken SE Gerakan Ayah Ambil Rapor, Dispensasi ASN Telat Ngantor
Rabu, 17 Desember 2025 23:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menerbitkan imbauan khusus bagi para ayah di seluruh Indonesia. Melalui Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2025, Wihaji meluncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) ke sekolah pada akhir semester ini.
Gerakan ini menyasar para ayah yang memiliki anak di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah. Kebijakan ini mulai diimplementasikan pada Desember 2025, mengikuti jadwal pembagian rapor di masing-masing sekolah.
Salah satu poin penting dalam SE tersebut adalah adanya dukungan bagi para ayah yang berstatus pekerja. Pemerintah memberikan dispensasi bagi mereka yang mengikuti gerakan ini untuk datang terlambat ke kantor.
Baca juga : Menteri Ferry Juliantono Tekankan Pentingnya Gerakan Buruh dan Koperasi
"Bagi ayah yang mengikuti gerakan ini diberikan dispensasi keterlambatan sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi atau kantor," tulis poin dalam SE tersebut guna menyukseskan program GEMAR.
Langkah ini diambil untuk memperkuat peran ayah dalam pembangunan keluarga dan keterlibatan langsung dalam proses pendidikan anak. Wihaji berharap kehadiran sosok ayah di sekolah dapat meningkatkan kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak.
SE ini secara resmi ditujukan kepada seluruh Kepala Pemerintah Daerah di tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota. Menpora meminta setiap daerah melakukan koordinasi dengan kanwil dan dinas terkait untuk memastikan gerakan ini berjalan masif di lapangan.
Baca juga : Menteri Maman: Kementerian Masih Butuh Personel Polisi Atasi Permasalahan UMKM
Tak hanya sekadar imbauan, pemerintah juga menyiapkan apresiasi melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Kemendukbangga menyediakan hadiah bagi 10 ayah yang beruntung yang mengunggah momen mengambil rapor ke media sosial Instagram.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi cukup mengunggah foto atau video dengan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah. Peserta juga diwajibkan menandai akun resmi Instagram @kemendukbangga_bkkbn sebagai bukti keikutsertaan dalam gerakan nasional ini.
Untuk memastikan pesan ini sampai ke akar rumput, BKKBN akan mengoptimalkan peran Penyuluh KB (PKB) hingga Tim Pendamping Keluarga (TPK). Sosialisasi akan diperkuat melalui berbagai kanal komunikasi, baik media cetak maupun elektronik di seluruh wilayah Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya