Dark/Light Mode

Dialog Antar Parpol Pro-pemerintah Positif

Golkar Yakin Koalisi Permanen Bisa Terwujud

Sabtu, 10 Januari 2026 06:45 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Foto: Dok. Golkar)
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Foto: Dok. Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji meyakini usulan Ketua Umum (Ketum) Bahlil Lahadalia terkait pembentukan koalisi permanen pendukung Presiden Prabowo Subianto dapat terwujud.

Keyakinan Sarmuji tersebut didasarkan pada komunikasi informal yang telah dilakukan dengan partai-partai pro-Pemerintah. Dia yakin, koalisi permanen Kabinet Merah Putih bisa segera terwujud. 

“Namanya koalisi, pasti ada sikap-sikap politik yang akan didiskusikan secara intens,” kata Sarmuji di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (8/1/2026) malam. 

Indikator koalisi permanen bakal terealisasi, jelas Sarmuji, adalah adanya komunikasi informal dengan parpol pendukung Pemerintah. Dia mengungkapkan, dalam setiap dialog, respons parpol pendukung Pemerintah cukup positif. 

“Ya, ngobrol informal, tanyatanya, telepon-telepon,” ujarnya. 

Baca juga : Anggota DPRD Papua Ajukan Judicial Review

Sarmuji menjelaskan, wacana koalisi permanen untuk mendukung pemerintahan hingga akhir masa jabatan menjadi polemik di masyarakat. Namun, menurutnya, perbedaan pandangan justru akan mengerucutkan semangat parpol pendukung Pemerintah untuk membentuk koalisi permanen. 

“Ya, mungkin harus ada penyesuaian-penyesuaian dengan memperhatikan aspirasi masyarakat. Tapi arahnya sih kelihatannya oke-oke saja,” katanya. 

Sebelumnya, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 menghasilkan 10 keputusan yang tertuang dalam bentuk rekomendasi atau pernyataan politik. 

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menegaskan, salah satu rekomendasi tersebut adalah mendorong terbentuknya koalisi partai menjadi koalisi permanen. Yaitu, koalisi permanen yang ideologis dan strategis, berbasis pada kesamaan platform dan agenda kebijakan. 

“Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029, tetapi dilembagakan sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan Pemerintahan,” ujar Bahlil di Jakarta, Minggu (21/12/2025). 

Baca juga : KPK Dalami Semua Perkara Yang Libatkan Bupati Bekasi

Menurut Bahlil, tujuan koalisi permanen adalah agar Pemerintah memperoleh dukungan politik yang stabil, serta menjaga keberlanjutan pembangunan nasional jangka panjang. Termasuk juga, kata dia, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta menjaga kesinambungan pembangunan nasional dalam jangka panjang. 

“Stabilitas politik merupakan prasyarat utama bagi pembangunan berkelanjutan,” paparnya. 

Selain itu, Bahlil menambahkan, rekomendasi lainnya adalah dukungan Golkar terhadap kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta peran kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global. 

Sebelumnya, sejumlah parpol pendukung Pemerintah menyambut baik wacana pembentukan koalisi permanen. Salah satunya disampaikan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. 

Wakil Ketua MPR itu menegaskan, dalam praktik politik, komitmen dan loyalitas tidak hanya diumumkan secara formal, tetapi juga ditunjukkan melalui rekam jejak perjuangan bersama. PAN, tegas dia, sudah tiga kali berturut-turut dan setia mendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden. 

Baca juga : Geopolitik Global Tegang, Harga Emas Kian Berkilau

“Konsistensi ini merupakan bentuk loyalitas politik yang nyata dan dapat dilihat bersama,” kata Eddy di Jakarta, Rabu (24/12/2025). 

Eddy menambahkan, dengan rekam jejak tersebut, publik dapat melihat secara jelas keseriusan politik PAN ke depan. Tanpa pengumuman koalisi permanen pun, tegas dia, PAN telah menunjukkan kesetiaan dan loyalitasnya kepada Prabowo. 

“Ke depan, PAN tentu akan dengan senang hati kembali bekerja sama dengan Bapak Prabowo Subianto dan Partai Gerindra dalam Pilpres berikutnya,” tuturnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.