Dark/Light Mode

Pimpin Rapat Satgas Bencana

Dasco Langsung Telepon Prabowo, Urusan Lancar

Minggu, 11 Januari 2026 08:09 WIB
Foto: Instagram Dasco
Foto: Instagram Dasco

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kembali menunjukkan kelihaiannya dalam mengurus masalah negeri ini.

Aksi terbaru terlihat saat Ketua Harian Partai Gerindra itu memimpin rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Banda Aceh, Sabtu (10/1/2026). Berbagai keluhan soal bencana, beres diurus Dasco. Bahkan, Dasco bisa telepon langsung Presiden Prabowo Subianto untuk meminta persetujuan kebijakan mendesak.

Dalam rapat itu, dari DPR hadir Cucun Ahmad Syamsurijal (Wakil Ketua DPR), Nazaruddin Dek Gam (Ketua MKD), Abdul Wachid (Wakil Ketua Komisi Vl), Andi lwan Darmawan Aras (Wakil Ketua Komisi V), dan Kawendra Lukistian (Anggota DPR).

Sementara dari pihak Pemerintah hadir Mendagri yang juga Ketua Satgas Rehabilitasi Pascabencana Tito Karnavian, Menteri Pekejaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Kesehatan Gunadi Sadikin, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarat Sirait.

Hadir pula Wagub Aceh Fadhlullah dan jajaran, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wamendikdasmen Atip Latipulhayat, Wamen BPKP Agustina Arumsari, Wakil BP BUMN Teddy Barata, Sestama BNPB Rustian, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Rafi Ahmad, Wakasatgas/Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, hingga Wakasatgas III/ Dankorbrimob Irjen Pol Reza Arief Dewanto.

Di tengah berlangsungnya rapat, Wagub Aceh Fadhlullah meminta diskresi anggaran bagi Aceh kepada Menkeu Purbaya. Khususnya, dana transfer ke daerah (TKD) untuk Aceh 2026 agar tidak dipotong.

Baca juga : Area Bencana Semoga Pulih Sebelum Lebaran

Purbaya pun menyatakan, belum bisa memberi jawaban. "Ini sebenarnya kan dananya sudah ada, tapi saya belum berani ngomong ke Presiden," kata Purbaya menanggapi perwakilan Aceh.

Purbaya bilang, keputusan penghapusan efisiensi tetap memerlukan persetujuan Presiden. Dia pun meminta Dasco membantu menyampaikan aspirasi ini ke Presiden.

"Pak Ketua (Dasco), pasti lebih cepat. Saya pikir, kalau bisa kita putuskan sekarang, tapi Pak Dasco lapor ke Presiden langsung. Saya lapor dikit-dikit," kata Purbaya.

Tiba-tiba, suasana rapat hening. Rupanya, Dasco langsung menelepon Presiden Prabowo. Setelah tersambung, Dasco lantas bergerak ke kursi Purbaya, memberi telepon genggamnya supaya Menkeu menyampaikan langsung ke Presiden.

Setelah menerima penjelasan Purbaya, Presiden Prabowo setuju penghapusan efisiensi TKD Aceh. Purbaya lalu menyampaikan kepada peserta rapat.

"Barusan Pak Ketua sudah telepon dan Pak Presiden bilang setuju. Tahun ini, anggaran Aceh akan penuh seperti tahun lalu. Jadi dapat (tambahan) Rp 1,6 triliun atau Rp 1,7 triliun kalau nggak salah. Jadi aman semuanya," ujar Purbaya setelah menutup percakapan dengan Prabowo.

Baca juga : 1 Juta Ton Beras Siap Diekspor

Purbaya pun berterima kasih kepada Dasco. "Kalau saya kan nggak bisa telepon, beliau yang bisa telepon. Terima kasih Pak Ketua Pak Dasco," ucap Purbaya kepada Dasco.

Setelah rapat koordinasi yang berlangsung tiga jam lebih ini, Dasco lalu membacakan sejumlah poin kesimpulan. Salah satunya, menargetkan roda Pemerintahan di seluruh daerah terdampak kembali berjalan normal sebelum bulan puasa.

"Serta seluruh daerah terdampak telah tersentuh secara bertahap dan dapat dimaksimalkan agar dapat selesai tertanggulangi, diusahakan sebelum Lebaran," kata Dasco.

Usai rapat, Wagub Aceh Fadhlullah menyampaikan terima kasih kepada Dasco, Purbaya, dan khususnya kepada Presiden Prabowo karena transfer ke daerahnya tidak dipotong. Dia yakin, dengan pengembalian anggaran TKD untuk Aceh, dapat mendukung berbagai upaya percepatan pemulihan pascabencana.

"Artinya, TKD Aceh yang selama ini kena efisiensi, Pak Presiden sudah mengembalikan, tinggal menunggu pengajuan berikutnya," ungkapnya.

Dia mengaku sangat puas dengan Rakor Satgas Pemulihan Pascabencana DPR. "Pak Ketua Satgas, Pak Tito juga telah memaparkan langkah-langkah kerja ke depan, dan beliau mulai hari ini telah berkantor di Aceh sampai hari berikutnya," ujarnya.

Baca juga : 5 Investor Masuk, Perbankan Ritel Beroperasi, IKN Makin Diminati

Di luar aksi Dasco yang cekatan, dalam rapat, Menkeu juga menyatakan, anggaran Satgas Percepatan Pembangunan Jembatan dalam penanganan bencana Sumatera naik menjadi Rp 3 triliun, dari sebelumnya Rp 1 triliun.

Purbaya menyampaikan, anggaran sebesar itu dapat digunakan untuk membayar utang-utang pengadaan jembatan yang belum lama disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Maruli Simanjuntak.

Selain itu, Pemerintah merealokasi besar-besaran anggaran infrastruktur dan program instruksi presiden (inpres) 2026. Realokasi dilakukan untuk memfokuskan penanganan pascabencana. Langkah dilakukan menyusul estimasi kebutuhan dana penanganan bencana yang mencapai Rp 51 triliun.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.