Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Longsor Di Bandung Barat, Timbun 30 Rumah, 10 Orang Meninggal
Minggu, 25 Januari 2026 07:30 WIB
Sebelumnya
“Untuk penanganan korban dan pengungsi, kami telah menyiapkan sejumlah pos, mulai dari pos utama hingga pos lapangan, termasuk posko Basarnas,” kata Bambang.
Ia menyebut, para pengungsi masih membutuhkan bantuan mendesak seperti matras, selimut, dan kebutuhan pokok lainnya karena masih berada di lokasi penampungan sementara. Pasokan logistik terus diupayakan, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang mulai disalurkan ke wilayah terdampak.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut membantu proses evakuasi tiga korban. Medan yang dipenuhi lumpur membuat evakuasi berlangsung dramatis, bahkan membutuhkan waktu hampir satu jam untuk mengevakuasi satu jenazah.
Baca juga : ASN Kantor Wapres Bersiap Pindah Ke IKN
“Posisinya orang sedang tidur, tergulung kasur dan selimut. Lalu tertimpa pohon dan batu. Jenazah berada di selasela material tersebut sehingga cukup sulit dievakuasi,” ujar Dedi yang akrab disapa KDM.
KDM menginstruksikan petugas gabungan untuk melakukan pencarian secara menyeluruh terhadap warga yang masih dilaporkan hilang, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas mengingat potensi longsor susulan masih tinggi dan hujan masih mengguyur kawasan tersebut.
Ia juga menyoroti alih fungsi lahan di kaki Gunung Burangrang yang diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya longsor. Menurutnya, dengan tingkat kemiringan yang ada, kawasan tersebut seharusnya menjadi hutan, bukan lahan perkebunan.
Baca juga : Dari 21 Kecamatan, Bisa Diperoleh Rp 50-an Miliar
“Kita sudah salah sejak awal. Daerah-daerah seperti ini tidak layak menjadi kebun sayur, seharusnya menjadi hutan bambu,” tegasnya.
Di hadapan para pengungsi, KDM menjanjikan relokasi bagi warga yang rumahnya hancur disapu longsor. Selain itu, ia akan memberikan santunan uang tunai sebesar Rp 25 juta bagi setiap keluarga korban yang meninggal dunia.
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat telah berada di Desa Pasirlangu untuk melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia.
Baca juga : Prabowo Perkuat Posisi RI Di Panggung Global
“Kami sudah berkoordinasi. Posko DVI telah didirikan dan terintegrasi dengan posko Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat,” kata Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya