Dark/Light Mode

Lawan Arsenal, MU Jangan Naif

Minggu, 25 Januari 2026 06:20 WIB
Mentalitas juara Arsenal diuji Manchester United. (Foto: Instagram/arsenal)
Mentalitas juara Arsenal diuji Manchester United. (Foto: Instagram/arsenal)

RM.id  Rakyat Merdeka - Usai menaklukkan Manchester City, Michael Carrick harus mengubah strategi melawan Arsenal. Butuh kesabaran membongkar pertahanan baja ala Mikel Arteta.

Manajer Arsenal Mikel Arteta mewaspadai peningkatan performa Manchester United (MU) di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick menjelang pertemuan kedua tim di Emirates Stadium, hari ini pukul 23.30 WIB. 

Baca juga : Kejuaraan BWF World Junior 2026 Tak Jadi Digelar Di Solo

“Michael membawa ide-ide baru. Intensitas mereka meningkat dan itu terlihat jelas dalam derby, dari sikap dan cara mereka bermain,” puji Arteta.

MU datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Manchester City 2-0 pada laga terakhir. Hasil itu membuat jarak Arsenal di puncak klasemen semakin lebar menjadi tujuh poin dari City. Arteta menilai MU saat ini berbeda dibandingkan ketika Arsenal menang 1-0 pada pertemuan Agustus tahun lalu. 

Baca juga : Menkeu-Gubernur BI-Ketua OJK Sinergi Menjaga Stabilisasi Rupiah

Namun, Arsenal musim ini adalah antitesis dari City. Jika City mendominasi lewat serangan, Arsenal membangun kekuatan dari pertahanan baja. Meriam London memiliki rekor pertahanan terbaik di liga, dengan rata-rata kebobolan hanya 0,64 gol per pertandingan. 

Kekuatan pertahanan Arsenal akan memaksa MU bermain dengan cara yang berbeda. Mereka tidak bisa hanya mengandalkan transisi cepat karena Arsenal jarang memberikan ruang terbuka di belakang garis pertahanan. Ini akan menuntut kreativitas lebih dari Bruno Fernandes dalam membangun serangan. 

Baca juga : Banjir Jakarta Meluas

Fakta bahwa MU rata-rata menguasai bola lebih banyak (59,7 persen) dalam kekalahan mereka musim ini dibandingkan saat menang (46,4 persen) menjadi peringatan serius. Melawan Arsenal, MU mungkin akan dipaksa menguasai bola, situasi yang secara statistik justru sering merugikan mereka. Laga melawan Arsenal adalah ujian taktis bagi Carrick. Apakah ia hanya memiliki satu rencana serangan balik cepat, atau mampu beradaptasi? Melawan City, rencananya berjalan sempurna: bertahan kompak dan menyerang kilat. Namun, Arsenal tidak akan bermain naif seperti City. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.