Dark/Light Mode

Survei Indekstat: Tingkat Kepuasan Terhadap Prabowo-Gibran Capai 79,2 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 18:34 WIB
Foto: Indekstat.
Foto: Indekstat.

RM.id  Rakyat Merdeka - Indekstat Research & Data Science merilis hasil Survei Nasional Peta Elektoral Januari 2026 yang memotret dinamika dukungan politik dan arah system kepartaian menjelang Pemilu 2029.

Head Of Politik Indekstat Konsultan Indonesia Saiful Muhjab mengatakan, dari hasil survei ini didapat bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperoleh tingkat kepuasan publik yang cukup baik, mencapai 79,2 persen.

"Hal ini sejalan dengan nilai persepsi positif terhadap kinerja pemerintah pusat yang mencapai 85,8 persen, serta tingginya optimisme masyarakat sebesar 82,6 persen, yang meyakini Indonesia akan menuju arah yang lebih baik ke depan" jelas Saiful saat menyampaikan rilis survei di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Saiful mengungkapkan dari hasil survei tersebut juga berdampak di level elektoral partai politik, dimana Partai Gerindra masih memimpin dengan elektabilitas secara tertutup sebesar 37,0 persen.

Disusul oleh PDIP (7,9 persen), Partai PKB (7,7 persen), Demokrat (6,9 persen), Golkar (5,8 persen), PKS (5,3 persen) dan PAN (3,9 persen).

Baca juga : Kepuasan Terhadap Presiden 79,9 Persen

Menariknya, alasan utama masyarakat dalam memilih partai politik sangat dipengaruhi oleh faktor psikologis (48,1 persen), yakni ketertarikan pada figur calon yang diusung oleh partai tersebut (27,9 persen).

"Kekuatan partai-partai ini didukung oleh tingkat loyalitas pemilih yang stabil, di mana secara nasional terdapat 72 persen pemilih yang sudah mantap dengan pilihannya," ungkap Saiful.

Saiful juga merinci secara spesifik, kelompok pemilih paling loyal (strong voters) ditemukan pada pendukung PKS (78,5 persen), PDI Perjuangan (77,4 persen), dan Golkar (74,1 persen).

Sementara Gerindra dan Nasdem menyusul dengan tingkat kemantapan masing-masing sebesar 72,3 persen dan 72,2 persen.

Sementara itu, menyinggung potensi bursa pencapresan kedepan Saiful memaparkan Prabowo Subianto masih mendominasi bursa calon Presiden 2029 mendatang dengan elektabilitas secara tertutup 48,9 persen diikuti oleh Dedi Mulyadi (16,9 persen) dan Anies Baswedan (10,1 persen).

Baca juga : Survei Indikator: Mayoritas Publik Yakin Prabowo Bisa Sikat Kasus Korupsi Besar

"Mayoritas pemilih calon presiden 2029 (49,7 persen) menyatakan bahwa faktor persona dan kepribadian calon adalah pertimbangan utama mereka" pungkas Saiful.

Rilis survei ini dibahas dalam diskusi publik yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional, yaitu Mada Sukmajati (Pakar Politik UGM), Deddy Sitorus (Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif), Mohamad Hekal (Bendahara Dewan Eksekutif Badan Pengawas dan Disiplin DPP Partai Gerindra), serta Herzaky Mahendra (Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat).

Mada Sukmajati menyampaikan bahwa secara garis besar hasil survei dan temuan yang dipaparkan memiliki kemiripan dengan hasil Litbang Kompas.

Ia menilai, terdapat peningkatan elektabilitas Partai Gerindra, namun tidak ada perubahan yang sangat signifikan hingga menuju 2029.

Menurutnya, diskusi ini relevan dikaitkan dengan Prolegnas Pemilu, terutama dalam membaca arah sistem kepartaian ke depan.

Baca juga : Kinerja Pemerintahan Prabowo Glowing: Ekonomi, Politik, dan Keamanan Membaik

Mada juga mempertanyakan apakah tren politik 2029 akan menyerupai pola kemenangan Partai Demokrat pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Ia menilai bahwa bagi partai-partai lain, mengejar ketertinggalan Gerindra bukanlah hal yang mudah.

Namun demikian, arah ke depan sangat bergantung pada keputusan internal Gerindra, apakah akan terus meningkatkan elektabilitas dengan konsekuensi penataan ulang koalisi, atau justru menahan laju di kisaran sekitar 30 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.