Dark/Light Mode

Usai Uji Digital Forensik, Rismon Akui Ijazah Jokowi-Gibran Asli

Jumat, 13 Maret 2026 14:28 WIB
Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar memberikan keterangan kepada awak media usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Dok. Setwapres
Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar memberikan keterangan kepada awak media usai bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Dok. Setwapres

RM.id  Rakyat Merdeka - Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menyatakan ijazah Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming asli. Kesimpulan itu ia sampaikan setelah melakukan pengujian ilmiah terhadap dokumen tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Rismon usai bertemu Wakil Presiden Gibran di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

“Iya, ijazah Pak Jokowi asli,” kata Rismon kepada wartawan.

Baca juga : Klarifikasi & Minta Maaf Ke Wapres Gibran, Rismon Akui Ijazah Jokowi Asli

Ia menjelaskan, kesimpulan tersebut diperoleh setelah melakukan sejumlah metode pengujian digital forensik. Penelitian itu dilakukan untuk menjawab polemik yang sempat muncul di ruang publik mengenai keaslian ijazah Jokowi dan Gibran.

Menurut Rismon, pengujian dilakukan menggunakan tiga variabel utama. Dua di antaranya berkaitan dengan analisis geometri.

“Sudah saya uji dengan tiga variabel. Dua variabel geometri, yaitu translasi dan rotasi, serta analisis pencahayaan. Hasilnya mengoreksi temuan saya sebelumnya,” ujarnya.

Baca juga : Usai Klarifikasi Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar Temui Gibran Di Istana Wapres

Rismon mengaku memilih menyampaikan hasil penelitiannya secara terbuka. Ia menilai publik berhak mengetahui kesimpulan ilmiah terkait polemik tersebut.

“Daripada saya disorak-soraki, dianggap pahlawan kebenaran, tetapi justru menyembunyikan kebenaran. Lebih baik saya sampaikan apa adanya sesuai hasil penelitian,” ucapnya.

Ia juga menyatakan siap menjelaskan metode penelitian yang digunakan. Penjelasan itu, kata dia, bisa dilakukan secara terbuka kepada siapa pun yang masih meragukan hasil pengujian tersebut.

Baca juga : Ini Jadwal FIFA Series di Jakarta, Timnas Debut di Bawah John Herdman

“Kalau ada yang ingin menguji atau melihat metodenya, silakan. Saya siap menjelaskan secara terbuka,” katanya.

Rismon berharap polemik mengenai keaslian ijazah Jokowi dan Gibran dapat disikapi secara rasional dan berbasis data. Menurutnya, temuan ilmiah perlu disampaikan secara jujur kepada publik.

“Jangan sembunyikan kebenaran. Walaupun awalnya mungkin dianggap berbeda pendapat, itu tetap lebih baik daripada menyembunyikan fakta,” tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.