Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebelumnya
Ketua DPRD Papua, Yunus Yonda menyebut, yang memergoki aksi penyelidik KPK bernama Muhammad Gilang W itu adalah Sekda Papua Hery Dosinaen. Hery melihat penyelidik KPK mengambil gambar Lukas Enembe.
“Jadi kami mencurigai satu orang karena mengambil gambar saat kami sedang cerita di depan lobi hotel. Pak Sekda menghampiri yang bersangkutan, menanyakan maksud dan tujuannya, awalnya orang ini mengelak. Tapi ketika kami periksa isi tasnya, ternyata ada id card KPK,” ungkapnya, Minggu (3/2) siang.
Baca juga : Peserta Berkurang, Jumlah Main Lebih Sedikit
Setelah itu, Sekda memeriksa Whatsapp lelaki itu. Isinya terkait kegiatan Lukas Enembe mengikuti rapat evaluasi bersama tim badan anggaran eksekutif, legislatif dan Kementerian Dalam Negeri itu.
Rapat bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap APBD Papua itu. “Percakapannya kesannya seperti ada transaksi dilakukan, misalnya Kabag Keuangan masih menggendong tas ransel, lalu pergerakan pak Gubernur.
Baca juga : Dewan Pers Lempar Bola Ke Kepolisian
Kemudian disebutkan nama ketua DPRD, Kadis orda, dan Kadis PU,” bebernya. Lelaki ini kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya. “Intinya untuk memastikan, dia ini petugas KPK atau bukan,” tutupnya. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya