Dark/Light Mode

Wadah Pegawai KPK Kutuk Penganiayaan 2 Pegawainya

2 Pegawai KPK Diserang Usai Rapat Pemprov & DPRD Papua

Minggu, 3 Februari 2019 21:17 WIB
Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo. (Foto: Antara)
Ketua Wadah Pegawai KPK, Yudi Purnomo. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebelum 2 Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipukul di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/2),  di lokasi tersebut digelar rapat antara Pemprov dan DPRD Papua.

"Sebelum 2 pegawai dianiaya, di lokasi tersebut dilakukan rapat pembahasan hasil review Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap RAPBD Papua Tahun Anggaran 2019 antara pihak Pemerintah Provinsi dan DPRD,” ungkap Jubir KPK Febri Diansyah, Minggu (3/2).

Setelah rapat selesai, barulah terjadi pemukulan terhadap kedua pegawai komisi antirasuah, yang disebut tengah mengecek laporan masyarakat tentang adanya indikasi korupsi. Sayang, Febri enggan menyebut siapa pelaku pemukulan 2 orang anak buah Agus Rahardjo Cs itu.

Berita Terkait : Lagi Ngecek Laporan Korupsi, 2 Pegawai KPK Dianiaya

Kasus pemukulan yang sudah dilaporkan ke korps baju coklat itu kini ditangani oleh Subdit Jatanras, Ditkrimum Polda Metro Jaya.

“Tadi, tim yang melaporkan, menyampaikan beberapa informasi visual untuk kebutuhan investigasi lebih lanjut,” ujar Febri.

Terpisah, Ketua Wadah Pegawai (WP) KPK Yudi Purnomo mengutuk penganiayaan itu. “Kami WP KPK mengecam keras tindakan yang dilakukan orang-orang tersebut,” tegasnya.

Berita Terkait : Wadah Pegawai KPK Kutuk Aksi Teror Kepada Bosnya

Bagi WP KPK, ini merupakan bentuk teror terhadap pegawai KPK yang sedang menjalankan tugasnya. Yudi pun berharap aparat kepolisian segera menangkap dan memenjarakan pelakunya.

“Saat ini, kami fokus untuk kesembuhan kawan kami dan mohon doanya seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.

Untuk diketahui, akibat pemukulan itu, 2 pegawai KPK mengalami retak pada hidung dan sobekan di wajah. Keduanya akan segera menjalani operasi. [OKT]