Dark/Light Mode

Ajak Masyarakat Selektif Saring Isu, PASBATA: Kritik Beda dengan Tuduhan

Selasa, 5 Mei 2026 20:37 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PASBATA, David Febrian, menanggapi maraknya isu yang ditujukan kepada pemerintah, termasuk Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

Ia menilai, tuduhan yang beredar tidak lagi mencerminkan kritik yang konstruktif, melainkan mengarah pada fitnah terhadap personal.

Menurut David, pola narasi yang berkembang belakangan ini menunjukkan adanya kecenderungan pihak tertentu dalam membangun persepsi publik tanpa dasar yang kuat.

Baca juga : Jarang Jadi Sasaran Demo, Pramono Ngaku Bestie Sama Kalangan Buruh

 “Tuduhan ini sudah tidak masuk akal dan justru menunjukkan kebuntuan. Kenapa buntu? Karena mereka bingung mau menyerang pemerintah dari sisi mana lagi, sehingga dibuatlah isu-isu negatif yang dipaksakan,” ujar David dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

 Ia menegaskan bahwa narasi tersebut berpotensi menyesatkan publik apabila tidak disikapi secara kritis.

“Tujuannya jelas, membangun persepsi buruk di tengah masyarakat tanpa dasar yang kuat. Ini bukan kritik, tapi upaya framing yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca juga : CEO Hyppe Ajak Masyarakat Beralih ke Media Sosial Lokal yang Lebih Sehat

David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh berbagai isu yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kita tidak perlu menanggapi fitnah seperti itu. Justru masyarakat harus semakin cerdas dalam memilah informasi, jangan sampai ikut terseret dalam narasi yang tidak berdasar,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyinggung pentingnya menjaga fokus terhadap jalannya pemerintahan yang saat ini dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga : Purbaya: Uang Kita Masih Banyak

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ruang publik tetap sehat dengan mengedepankan sikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

“Jangan sampai ikut terseret dalam arus informasi yang belum terverifikasi. Mari kita jaga ruang publik tetap sehat dan fokus pada hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi bangsa,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.